Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Bentuk Pokja Pemberdayaan untuk Pulihkan Ekonomi Sumatra

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Bentuk Pokja Pemberdayaan untuk Pulihkan Ekonomi Sumatra Doc: Antara
Ket. (Ki-ka) Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri P2MI Mukhtarudin, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wamen Koperasi Farida Farichah, dan Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/1).

Jakarta - Pemerintah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pemberdayaan Pasca Bencana untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana di tiga provinsi di Sumatra.

"Akan bersama-sama mendorong semua program-program yang kita miliki agar Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh segera pulih dan bangkit secara ekonomi. Terkait program dan langkah pemberdayaan pascabencana ini, kita bentuk Pokja Pemberdayaan Pasca Bencana," kata Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar di Jakarta, Rabu (7/1).

Hal ini dikatakannya usai memimpin rapat tingkat menteri.

Pokja tersebut terdiri dari Kementerian Sosial, Kementerian UMKM, Kementerian P2MI, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Kementerian Koperasi, yang dipimpin oleh Kemenko Pemberdayaan Masyarakat.

Ia mengatakan pokja tersebut telah bekerja sejak 9 Desember 2025 pascatanggap darurat dinyatakan selesai.

"Kita sudah mulai kerja pascatanggap darurat tanggal 9 Desember di Sumatra Barat," kata Muhaimin Iskandar.

Saat ini, Pokja masih mendata aset-aset pemberdayaan masyarakat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

"Masih banyak pendataan aset, recovery, rehabilitasi aset yang juga akan terus kita dorong melalui pemerintah daerah agar semakin produktif," kata Muhaimin Iskandar.

Pokja juga menggandeng lembaga-lembaga filantropi untuk mempercepat pemulihan pascabencana dan pemberdayaan masyarakat di tiga provinsi tersebut.

Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri P2MI Mukhtarudin, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, Wamen Koperasi Farida Farichah, dan Dirut BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.