Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

​Emas Pertama Panahan Indonesia Sepanjang Sejarah Asian Games

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 08:45 WIB | Oleh:
​Emas Pertama Panahan Indonesia Sepanjang Sejarah Asian Games Doc: istimewa
Ket. Pemanah Indonesia Nurisa Dian Ashrifah mencetak sejarah dengan meraih medali emas pertama bagi panahan Indonesia sepanjang keikutsertaan di Asian Games.

JAKARTA - Pemanah Indonesia Nurisa Dian Ashrifah mencetak sejarah dengan meraih medali emas pertama bagi panahan Indonesia sepanjang keikutsertaan di Asian Games.

​Nurisa memastikan emas setelah mengalahkan pemanah Filipina Amaya Amparo Cojuangco 139-137 pada partai final.

​Berstatus unggulan kedelapan, Nurisa juga menyingkirkan unggulan pertama asal India Chikitha Taniparthi pada perempat final dan unggulan keempat asal Korea Selatan Yeonseo Kang pada semifinal.

​Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) Arsjad Rasjid mengapresiasi pencapaian Nurisa dan kerja seluruh tim nasional panahan Indonesia.

​"Ini sejarah bagi panahan Indonesia. Nurisa tampil tenang, konsisten, dan mampu melewati lawan-lawan kuat hingga final. Emas ini adalah hasil kerja keras atlet, pelatih, tim pendukung, dan semua pihak yang terus mendukung perkembangan panahan Indonesia," ujar Arsjad.

​Arsjad menilai hasil tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat prestasi panahan Indonesia di tingkat internasional.

​"Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet panahan Indonesia mampu bersaing di level tertinggi Asia. Tugas kami berikutnya adalah menjaga konsistensi dan terus memperkuat pembinaan agar prestasi seperti ini dapat berlanjut," kata Arsjad.

​Manajer Tim Nasional Panahan Indonesia Azis Armand mengatakan kemenangan Nurisa mencerminkan kesiapan atlet dan tim menghadapi persaingan di Asian Games.

​"Nurisa menghadapi lawan-lawan unggulan sejak fase gugur dan tetap mampu menjaga fokus sampai final. Hasil ini menunjukkan kualitas atlet kita sekaligus kerja solid tim selama persiapan dan pertandingan," ujar Azis.

​Azis menegaskan tim akan menjadikan hasil Asian Games 2026 sebagai standar baru dalam persiapan menuju kompetisi internasional berikutnya.

​"Emas ini harus menjadi standar baru, bukan titik akhir. Kami akan mengevaluasi hasil di Asian Games dan memastikan program latihan, kompetisi, serta dukungan kepada atlet terus diperkuat," kata Azis.

​Raihan Nurisa merupakan medali emas pertama Indonesia dari cabang panahan sepanjang sejarah Asian Games. Sebelumnya, prestasi terbaik panahan Indonesia adalah medali perak pada Asian Games 1984, 1994, dan 2018

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Kendalian Inflasi, Bulog Le...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.