Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badai Mellisa Hantam Wilayah Karibia, 50 Orang Tewas

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 09:11 WIB | Oleh:
Badai Mellisa Hantam Wilayah Karibia, 50 Orang Tewas Doc: AFP
Ket. Mobil-mobil terendam lumpur akibat Badai Melissa di Petit-Goave, 68 km barat daya Port-au-Prince, Haiti pada 30 Oktober 2025.

KINGSTON - Pejabat Jamaika mengumumkan rencana mendirikan sejumlah rumah sakit lapangan saat negara itu pulih dari Badai Melissa. Jumlah korban tewas sedikitnya 50 orang di seluruh Karibia, dan diperkirakan akan bertambah.

Jumlah kematian yang terkonfirmasi di pulau itu tetap 19 orang hingga Sabtu (1/11), meskipun Menteri Kesehatan Jamaika Christopher Tufton mengatakan dalam sebuah pengarahan, "Saya kira jumlahnya lebih banyak... karena masih ada tempat-tempat yang sulit kami jangkau."

Sementara itu, Departemen Perlindungan Sipil Haiti mengatakan sedikitnya 31 orang tewas di sana akibat badai tersebut.

Badai Melissa menerjang Jamaika sebagai badai Kategori 5 tingkat atas yang dahsyat, badai terkuat yang pernah tercatat di pulau itu, dengan kecepatan angin berkelanjutan mencapai puncaknya pada 185 mil (hampir 300 kilometer) per jam sambil mengguyur negara itu dengan hujan deras.

Rumah sakit di Jamaika bagian barat terdampak parah, mendorong para pejabat untuk mengerahkan beberapa rumah sakit lapangan dalam beberapa hari mendatang guna memperkuat respons kesehatan.

Rumah sakit lapangan pertama seperti itu -- di Black River, ibu kota provinsi yang paling parah terkena dampak -- "diperkirakan akan diserahkan besok dan segera kami akan mulai menyebarkan dan mendirikan fasilitas itu," kata Tufton.

"Fasilitas itu akan dilengkapi sepenuhnya, termasuk ruang operasi dan peralatan diagnostik penting lainnya, serta beberapa anggota tim untuk mendukung tim lokal," ujarnya. Para pejabat berharap rumah sakit tersebut akan siap beroperasi dalam minggu mendatang. 

Rumah sakit tambahan diperkirakan akan bermunculan dengan bantuan dari Organisasi Kesehatan Dunia dan beberapa negara, termasuk Spanyol, Kanada, dan India, kata Tufton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.