Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prabowo Lantik Pratikno, Hatta Rajasa, dan Qodari Jadi Pimpinan Wantimpres, Ini Profil dan Rekam Jejaknya

📅 Jumat, 02 Okt 2026, 18:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Lantik Pratikno, Hatta Rajasa, dan Qodari Jadi Pimpinan Wantimpres, Ini Profil dan Rekam Jejaknya Doc: Antara
Ket. Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI mengikuti prosesi pelantikan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10).

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik Pratikno, Hatta Rajasa, dan Muhammad Qodari sebagai pimpinan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10).

Pratikno dipercaya sebagai Ketua Wantimpres merangkap anggota, Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, sedangkan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pelantikan tersebut merupakan bagian dari pengangkatan anggota Wantimpres berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026.

Pelantikan diawali dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu oleh Presiden Prabowo dan diikuti para pejabat yang dilantik.

"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan seluruhnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," bunyi sumpah yang dibacakan Presiden Prabowo dan diikuti ketiga pimpinan serta anggota Wantimpres lainnya.

Ketiga pimpinan Wantimpres tersebut memiliki pengalaman panjang dengan latar belakang berbeda. Pratikno merupakan akademisi yang lama berkiprah di pemerintahan, Hatta Rajasa adalah teknokrat yang pernah menduduki sejumlah jabatan menteri, sedangkan Qodari dikenal sebagai peneliti dan pengamat politik yang kemudian mendapat sejumlah penugasan di pemerintahan Presiden Prabowo.

Pratikno

Pratikno lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, pada 13 Februari 1962. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada pada 1985, kemudian melanjutkan pendidikan di University of Birmingham dan meraih gelar doktor Ilmu Politik dari Flinders University of South Australia.

Pratikno juga merupakan Guru Besar Ilmu Politik UGM dan pernah menjabat Rektor UGM pada 2012-2014.

Setelah itu, ia dipercaya menjadi Menteri Sekretaris Negara pada pemerintahan Presiden Joko Widodo selama 2014-2024. Pada pemerintahan Presiden Prabowo, Pratikno menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Pratikno mengakhiri jabatan sebagai Menko PMK pada 1 Oktober 2026 setelah Presiden Prabowo melantik Sugiono sebagai penggantinya.

Seusai dilantik sebagai Ketua Wantimpres, Pratikno mengatakan dirinya bersama seluruh anggota Wantimpres menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas kepercayaan yang diberikan.

"Anggota-anggota Wantimpres yang baru ini adalah tokoh-tokoh nasional dari berbagai bidang, dari berbagai agama, dari berbagai profesi yang sudah berpengalaman membaktikan diri pada negeri kita tercinta," kata Pratikno.

Menurut dia, keberagaman pengetahuan dan pengalaman anggota Wantimpres menjadi modal untuk memberikan saran, masukan, dan pertimbangan kepada Presiden.

"Dengan kekayaan pengetahuan, pengalaman yang luar biasa dari para anggota Dewan Pertimbangan Presiden, kami yakin kami bisa memberikan saran, masukan, pertimbangan sebagaimana dimandatkan oleh Undang-Undang," ujarnya.

Pratikno mengatakan dirinya bersama Hatta Rajasa dan Qodari akan berupaya memfasilitasi seluruh anggota agar dapat memberikan saran, masukan, dan pertimbangan kepada Presiden dan Wakil Presiden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.