Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBSI Fokus Tingkatkan Teknik dan Fisik Pemain

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 07:56 WIB | Oleh:
PBSI Fokus Tingkatkan Teknik dan Fisik Pemain Doc: Thibaud MORITZ / AFP
Ket. An Se Young (kiri) dari Korea Selatan dan Putri Kusuma Wardani dari Indonesia memegang medali perunggu di podium setelah pertandingan final tunggal putri Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF di Adidas Arena, Paris, Minggu (31/8).

JAKARTA - Tim bulu tangkis Indonesia gagal total di Kejuaraan Dunia 2025. Hanya tunggal putri Putri Kusuma Wardani yang mencapai semifinal. Harapan PP PBSI untuk membawa pulang emas dari lima sektor yang dipertandingkan gagal total. Akan dilakukan evaluasi menyeluruh. Tetapi tiap kali gagal, dievaluasi. Gagal, dievaluasi. Gagal dievaluasi, tetapi hasilnya sama: gagal dan gagal.

Putri terhenti di semifinal dikalahkan Akane Yamaguchi lewat pertarungan tiga gim. Meski demikian, penampilan atlet berusia 22 tahun itu mendapat apresiasi dari jajaran pelatih. “Putri sudah berada di fase yakin dengan pola permainannya sendiri. Tinggal menambah pengalaman bertanding serta mempersiapkan strategi menghadapi variasi lawan. Fisik dan ketajaman teknik pukulan juga akan terus ditingkatkan,” ujar Eng Hian, Kabid Binpres PP PBSI, Senin (1/9).

Selain Putri, debut dua pemain muda juga mencuri perhatian. Alwi Farhan di tunggal putra serta pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dianggap menunjukkan progres signifikan meski belum mampu menembus babak lebih jauh.

“Mereka memperlihatkan perlawanan sangat baik menghadapi pemain top dunia. Kans menang ada, hanya saja masih butuh jam terbang dan peningkatan teknik maupun fisik,” ujar Eng Hian.

Namun, di sisi lain, performa pemain senior menjadi bahan evaluasi serius. Anthony Sinisuka Ginting, Gregoria Mariska Tunjung, dan pasangan ganda putra Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando dinilai tampil di bawah standar. “Ginting dan Grego sejauh ini aman dari cedera dan penyakit. Kami berharap mereka segera comeback ke performa terbaik. Untuk Bagas/Leo akan ada evaluasi khusus bersama pelatih, karena penampilan mereka di Kejuaraan Dunia jauh dari harapan,” jelas Eng Hian.

Secara keseluruhan, capaian di turnamen kali ini memang mengecewakan. Target emas tak tercapai, namun munculnya generasi baru memberi harapan untuk masa depan. PBSI menegaskan bahwa pembinaan berjenjang tetap berjalan sesuai program, dengan fokus pada peningkatan kualitas teknik, fisik, serta pengalaman bertanding para pemain.

Tim Indonesia kini menatap rangkaian tur Asia yang akan bergulir mulai pekan depan. Hong Kong Open (9–14 September) menjadi agenda pertama, disusul China Masters (16–21 September) dan Korea Open (23–28 September). ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

20 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.