Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telkom Raih Dua Penghargaan ICCS 2025 lewat Inovasi Digital Penanganan Stunting

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 19:02 WIB | Oleh:
Telkom Raih Dua Penghargaan ICCS 2025 lewat Inovasi Digital Penanganan Stunting Doc: Telkom
Ket. Stunting Action Hub yang merupakan salah satu program Telkom yang berhasil memenangkan penghargaan “Community Involvement Development” kategori Kesehatan pada ajang Indonesia Corporate Sustainability Championship (ICCS) 2025.

JAKARTA - Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih dua penghargaan pada ajang Indonesia Corporate Sustainability Championship (ICCS) 2025.

Pada ajang ini, Telkom berhasil memenangkan penghargaan “Community Involvement Development” kategori Kesehatan melalui program inovasi Stunting Action Hub, serta penghargaan Agent TJSL of the Year yang diberikan kepada Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kontribusi Telkom dalam menghadirkan dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan.

Stunting masih menjadi tantangan kesehatan utama di Indonesia. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional tercatat sebesar 21,5 persen, turun dari 24,4 persen pada tahun sebelumnya. Percepatan penurunan angka ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif dunia usaha melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

ICCS Summit merupakan platform strategis bagi pelaku komunikasi dan TJSL BUMN di seluruh Indonesia. Mengangkat tema “Berdaulat Secara Ekonomi untuk Berdaya di Panggung Dunia,” ajang ini memperkuat sinergi antara strategi komunikasi dan penerapan prinsip keberlanjutan, sekaligus mendorong inovasi yang memperkuat daya saing BUMN di tingkat global.

Melalui Stunting Action Hub, Telkom menghadirkan solusi digital untuk mempercepat penanganan stunting di berbagai daerah. Program ini mencatat SROI sebesar 1:1,75, dengan peningkatan jumlah pengguna hingga 53 tenaga kesehatan dan 42 posyandu pada tahun 2025. Secara keseluruhan, inisiatif ini telah memberikan manfaat kepada 591 anak dan orang tua, mendukung 975 pengukuran antropometri, serta menyalurkan 7.586 paket makanan bergizi.

Penghargaan Agent TJSL of the Year untuk Hery Susanto diberikan atas kontribusinya dalam mentransformasi pengelolaan TJSL di TelkomGroup secara menyeluruh. Melalui penyelarasan strategic directions ESG, integrasi program dengan SDGs, dan penguatan kolaborasi multipihak baik internal maupun eksternal, Telkom berhasil membangun pendekatan keberlanjutan yang relevan, kredibel, dan sejalan dengan standar global seperti ISO 26000.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Telkom dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui inovasi digital, kemitraan, dan penguatan ekosistem, kami berupaya memastikan setiap program TJSL memberikan manfaat yang terukur dan menjawab kebutuhan masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat kontribusi sosial Telkom melalui inisiatif yang berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto melalui siaran pers pada hari Selasa (6/1).

Telkom menegaskan bahwa seluruh program TJSL yang dijalankan merupakan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat. Dengan semangat creating shared value, Telkom terus mendorong inisiatif yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing, demi memberikan kontribusi berarti bagi pembangunan bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.