Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, Danamon Raih TOP GRC Awards 2026

📅 Sabtu, 03 Okt 2026, 21:55 WIB | Oleh:
Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, Danamon Raih TOP GRC Awards 2026 Doc: Danamon
Ket. Nobuya Kawasaki, Direktur Utama Danamon (kiri) dan Rita Mirasari, Direktur Kepatuhan Danamon (kanan). Danamon meraih predikat bintang lima TOP GRC Awards 2026 dan Direktur Utama Nobuya Kawasaki juga menerima penghargaan GRC Leader.

JAKARTA — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) meraih penghargaan TOP GRC Awards 2026 dengan predikat #5 Star (Excellence). Penghargaan tersebut diberikan atas implementasi tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan kepatuhan (Governance, Risk, and Compliance / GRC) yang terintegrasi dengan strategi bisnis dan pengelolaan kinerja perusahaan.

Penghargaan tersebut diterima Danamon dalam ajang TOP GRC Awards 2026 di Jakarta pada 9 September 2026. Pencapaian ini menjadi kali keempat bagi Danamon menerima penghargaan TOP GRC Awards.

Dalam ajang yang sama, Direktur Utama Danamon Nobuya Kawasaki juga memperoleh penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026 atas komitmennya dalam memperkuat sistem, infrastruktur, dan penerapan GRC di perusahaan.

Menurut Danamon, penerapan GRC tidak hanya diarahkan untuk memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi bisnis untuk menjaga keberlanjutan usaha dan membangun kepercayaan pemangku kepentingan.

Penilaian TOP GRC Awards 2026, sebagaimana disampaikan perusahaan, dilakukan melalui proses evaluasi dan wawancara independen terhadap lebih dari 900 perusahaan di Indonesia. Predikat yang diterima Danamon disebut mencerminkan penerapan GRC yang terhubung dengan strategi bisnis, fungsi audit, serta pengelolaan kinerja perusahaan.

Direktur Utama Danamon Nobuya Kawasaki mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi karyawan dalam menjalankan kegiatan usaha secara bertanggung jawab.

“Penghargaan ini mencerminkan dedikasi seluruh karyawan Danamon (‘Danamoners’) dalam menjalankan bisnis dengan integritas dan tanggung jawab. Kami percaya bahwa tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan yang kuat tidak hanya menjadi fondasi bisnis yang sehat, tetapi juga kunci untuk membangun kepercayaan jangka panjang,” ujar Nobuya melalui siaran pers pada hari Sabtu (3/10).

Ia menambahkan, Danamon akan terus memperkuat penerapan prinsip tata kelola dalam kegiatan operasional maupun pengembangan bisnis.

Direktur Kepatuhan Danamon Rita Mirasari mengatakan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan tidak semata-mata berkaitan dengan kebijakan dan prosedur, tetapi juga menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan dan aktivitas bisnis sehari-hari.

Menurut Rita, konsistensi penerapan GRC diperlukan untuk menghadapi perubahan industri keuangan dan kebutuhan nasabah yang terus berkembang.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas konsistensi seluruh Danamoners dalam menjaga standar yang tinggi di tengah dinamika industri dan kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Ke depan, kami akan terus memperkuat kapabilitas dan praktik GRC agar tetap relevan, adaptif, serta mampu mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” kata Rita.

Integrasi Tata Kelola dan Strategi Bisnis

Dalam keterangannya, Danamon menyebut pendekatan Sustainability by Design dan pengembangan kapabilitas Intelligent GRC sebagai bagian dari upaya memperkuat penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan.

Secara umum, GRC merupakan pendekatan yang menghubungkan tata kelola perusahaan, pengelolaan risiko, dan kepatuhan terhadap peraturan agar ketiganya berjalan selaras dengan tujuan bisnis. Integrasi tersebut membantu perusahaan mengidentifikasi risiko, memperjelas tanggung jawab pengambilan keputusan, serta memantau kepatuhan terhadap kebijakan internal dan ketentuan regulator.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.