Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Badui Mesti Berhati-hati di Kebun karena Banyak Digigit Ular

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 02:01 WIB | Oleh:
Warga Badui Mesti Berhati-hati di Kebun karena Banyak Digigit Ular Doc: ist
Ket. warga menerima tamu

LEBAK – Ular masih banyak berkeliaran di daerah Badui, maka tak beran banyak warga digigit ular. Sahabat Relawan Indonesia (SRI) mencatat sebanyak 62 warga Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, menjadi korban gigitan ular berbisa jenis Ular Tanah (Calloselasma rhodostoma) selama 2025.

"Dari 62 korban gigitan ular itu diantaranya dilaporkan 11 orang meninggal dunia," kata Koordinator SRI Muhammad Arif Kirdiat dalam keterangan di Lebak, Kamis.

Selama ini masalah kesehatan di Badui yang menonjol antara lain terkait kasus gigitan ular, mengingat kehidupan sehari-hari itu warga Badui bercocok tanam di ladang dan membuka kawasan hutan di perbukitan untuk memotong kayu dan rerumputan ilalang.

Dengan demikian, kata dia, mereka  berpotensi menjadi korban gigitan ular berbisa yang berlindung di rerumputan maupun semak-semak belukar.

Berdasarkan data, warga Badui yang menjadi korban gigitan ular berbisa selama 2025 tercatat 62 orang dan 11 orang diantaranya meninggal dunia berdasarkan data di Poskesdes Ciboleger, Nangerang, dan Cijahe.

Mereka yang meninggal, lanjut dia, karena keterlambatan dilarikan ke fasilitas kesehatan dan tidak tersedianya obat anti bisa ular di puskesmas, serta keterlambatan informasi untuk dibawa ke rumah sakit.

"Kami mengimbau warga Badui, jika ada yang menjadi korban gigitan ular berbisa agar cepat melapor ke petugas medis di tiga poskesdes Klinik SRI untuk mendapatkan pengobatan," kata Arif.

Sekretaris Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Medi mengatakan saat ini persediaan anti bisa ular terpenuhi di seluruh puskesmas penyangga sehingga masyarakat Badui dapat segera mendapatkan penanganan medis apabila menjadi korban gigitan ular berbisa.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak yang telah memenuhi persediaan obat serum anti bisa ular," ujar Medi.

Menurutnya, ada 11.600 warga Badui yang tersebar di 68 perkampungan yang berisiko kena gigitan ular berbisa.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak Eka Darmana Putra mengatakan pihaknya menyiapkan antara 5 hingga 10 vial serum anti bisa ular di setiap puskesmas penyangga masyarakat Badui.

"Semua persediaan anti bisa ular di lima puskesmas penyangga masyarakat Baduy, yakni Cisimeut, Cirinten, Bojongmanik, Muncang, dan Sobang, sudah terpenuhi,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gila, 350 Rekor Lahir di As...

Pada Indonesia Halal Awards 2026, SUCOFINDO Raih Penghargaan

50 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
Pada Indonesia Halal Awards...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.