Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! CS Palsu Orderkuota Muncul di Google dan AI Overview, Pengguna Diminta Jangan Berikan OTP

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada! CS Palsu Orderkuota Muncul di Google dan AI Overview, Pengguna Diminta Jangan Berikan OTP Doc: Antara
Ket. Aplikasi Orderkuota.

Jakarta - Manajemen aplikasi Orderkuota mengajak masyarakat agar tidak tertipu dengan kontak palsu Contact Service (CS) yang beredar di mesin pencari seperti google termasuk pada fitur Google AI Overview.

“Kami menegaskan bahwa seluruh kontak WhatsApp yang mengatasnamakan CS Orderkuota di internet adalah bodong dan berpotensi merugikan masyarakat,” kata Tim Legal Orderkuota, Aprillya di Jakarta, Selasa (4/8).

Ia mengatakan tindakan oknum tak bertanggung jawab yang mencatut nama perusahaan tersebut dinilai sangat meresahkan.

Pihaknya mengonfirmasi telah menerima sejumlah laporan dari pengguna yang menjadi korban maupun hampir terjerat modus penipuan akibat menghubungi nomor palsu yang muncul di mesin pencari.

"Kami menegaskan bahwa Orderkuota tidak menyediakan layanan Customer Service melalui nomor WhatsApp pribadi maupun nomor WhatsApp yang beredar di luar kanal resmi perusahaan," kata dia

Menurut dia, penyebaran informasi yang menyesatkan ini dinilai tidak hanya merusak reputasi platform, tetapi juga mengancam keamanan data pribadi hingga menimbulkan kerugian finansial bagi pengguna.

Perusahaan memastikan tidak akan menoleransi segala bentuk penyalahgunaan merek dan terus mengambil langkah tegas untuk melindungi seluruh pengguna serta mitra.

Menurut dia, jalur pengaduan resmi hanya melalui aplikasi dan untuk menghindari risiko penipuan maupun pencurian data (phishing), masyarakat dan para mitra diminta tidak lagi mencari kontak bantuan Orderkuota melalui mesin pencari di internet.

Dirinya juga memberikan batasan penting yang wajib diketahui pengguna saat berinteraksi dengan tim dukungan resmi.

“Pihak CS Orderkuota dipastikan tidak akan pernah meminta data pribadi yang bersifat rahasia dalam kondisi apa pun,” kata dua.

Ia merinci sensitif yang haram diberikan kepada siapa pun meliputi PIN transaksi, kode OTP, password atau kata sandi akun, kode verifikasi, akses login akun, dan data keamanan rahasia lainnya

Menurut dia CS resmi Orderkuota juga tidak pernah menginstruksikan pengguna untuk mengalihkan dana atau mentransfer uang ke rekening pribadi dengan alasan apa pun.

“Apabila ada pihak yang meminta informasi tersebut, pengguna diminta langsung menghentikan komunikasi karena itu merupakan indikasi kuat upaya penipuan,” kata dia.

Ia menambahkan dalam menanggapi ancaman penipuan digital yang menyasar penggunanya, pihaknya kini menempuh langkah mitigasi secara komprehensif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Rona
Miley Cyrus Umumkan Album B...

Yura Yunita Rilis Lagu Terbaru “Pertiwi”

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Yura Yunita Rilis Lagu Terb...
Luar Negeri
Uni Afrika Kutuk Keras Kude...
Nasional
Mendag Dorong Produk Berday...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.