Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu Kamboja dan Thailand Dipertemukan di China Pascagencatan Senjata

📅 Selasa, 30 Des 2025, 08:03 WIB | Oleh:
Menlu Kamboja dan Thailand Dipertemukan di China Pascagencatan Senjata Doc: antara foto
Ket. Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi menjadi tuan rumah pertemuan trilateral antara Tiongkok, Kamboja, dan Thailand di Yuxi, provinsi Yunnan pada Senin (29/12).

BEIJING - Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi menjadi tuan rumah pertemuan trilateral antara Tiongkok, Kamboja, dan Thailand di Yuxi, provinsi Yunnan pada Senin (29/12).

Pertemuan itu dihadiri Wakil Perdana Menteri Kamboja sekaligus Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prak Sokhonn, Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow dan pejabat militer senior dari ketiga negara tersebut.

"Pertemuan trilateral ini mengambil waktu yang tepat. Ketiga pihak telah mengadakan beberapa pembicaraan bilateral sebelumnya, khususnya antara kementerian luar negeri dan pihak militer Kamboja dan Thailand juga sudah melakukan diskusi dan semuanya menunjukkan sikap positif dan terbuka," kata Wang Yi dalam keterangan tertulis di laman Kementerian Luar Negeri China yang diakses pada Selasa (30/12).

Pada Sabtu (27/12), Kamboja dan Thailand sudah mencapai gencatan senjata sehingga mengakhiri sementara bentrokan bersenjata di perbatasan mereka yang menyebabkan 99 orang dilaporkan tewas selama 20 hari bentrokan sejak konflik kembali pecah pada 8 Desember 2025.

"Kedua belah pihak berkomitmen untuk meredakan ketegangan dan bersedia meningkatkan hubungan bilateral berdasarkan gencatan senjata," ungkap Wang Yi.

Wang Yi menyebut setidaknya Kamboja dan Thailand menghasilkan tiga konsensus penting yaitu pertama, kedua negara perlu untuk melihat ke depan dan bergerak maju bersama.

"Perjanjian gencatan senjata dicapai dengan susah payah dan tidak boleh stagnan atau gagal di tengah jalan, apalagi membiarkan konflik kembali pecah. Ini bukan yang diinginkan rakyat, dan bukan pula yang diharapkan China," ungkap Wang Yi.

Kedua, kedua negara harus melanjutkan kesepakatan gencatan senjata selangkah demi langkah tanpa henti.

"Implementasi kesepakatan gencatan senjata membutuhkan komunikasi dan konsultasi yang berkelanjutan. Pemulihan hubungan bilateral harus dimajukan secara bertahap," tambah Wang Yi.

Wang Yi menyebut selama kedua negara mempertahankan kepercayaan dan terlibat dalam dialog yang setara, tujuan pasti akan tercapai.

"Ketiga, membangun kembali kepercayaan bersama adalah yang terpenting. Konflik telah menyebabkan hilangnya kepercayaan, tetapi Kamboja dan Thailand adalah tetangga abadi dengan sejarah panjang pertukaran persahabatan," ungkap Wang Yi.

Pertemuan di tepi Danau Fuxian, kota Yuxi itu bertujuan untuk menyembuhkan luka akibat konflik, menghilangkan keterasingan antara kedua belah pihak, dan benar-benar memulihkan hubungan persahabatan.

"China akan selalu menjadi pendukung perkembangan hubungan Kamboja-Thailand dan bersedia memberikan semua bantuan dan dukungan yang diperlukan, termasuk pemantauan gencatan senjata, bantuan kemanusiaan, kerja sama pembersihan ranjau, dan aspek lainnya. China berharap dan percaya akan kembalinya hubungan Kamboja-Thailand ke relai awal secepatnya," tambah Wang Yi.

Sedangkan menlu Kamboja dan Thailand menekankan pentingnya perdamaian dan menyatakan kesediaan mereka untuk secara aktif melaksanakan perjanjian gencatan senjata, memanfaatkan mekanisme dialog di semua tingkatan, bersama-sama mengelola, mengendalikan, dan menyelesaikan sengketa, serta bekerja sama untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah perbatasan antara kedua negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.