Tegaskan Independensi, Kandidat Ketua The Fed Terima Masukan Trump
📅 Selasa, 16 Des 2025, 01:10 WIB | Oleh: Andes Tanjung
Doc: Mandel NGAN/AFP
WASHINGTON - Kepala Dewan Ekonomi Nasional Amerika Serikat (AS), Kevin Hassett, pada Minggu (14/12) mengatakan akan mempertimbangkan pandangan kebijakan Presiden AS Donald Trump jika terpilih memimpin Federal Reserve (The Fed). Namun demikian, ia menegaskan bahwa keputusan penetapan suku bunga bank sentral Fed Fund Rate (FFR) akan tetap bersifat independen.
Dikutip dari The Straits Times, Presiden Trump “memiliki pandangan yang sangat kuat dan berdasar tentang apa yang seharusnya kita lakukan,” ujar Hassett, penasihat ekonomi utama Trump di Gedung Putih dalam wawancara dengan program Face The Nation di CBS.
“Namun pada akhirnya, tugas The Fed adalah bersikap independen dan bekerja bersama para anggota Dewan Gubernur serta FOMC (Federal Open Market Committee) untuk membangun konsensus bersama mengenai ke mana suku bunga seharusnya ditetapkan,” katanya.
Hassett menyampaikan pernyataan tersebut untuk menanggapi komentar Presiden AS, Donald Trump pada 12 Desember yang menyatakan bahwa dirinya seharusnya dapat memberikan rekomendasi terkait suku bunga yang ditetapkan The Fed.
Trump dan para penasihat seniornya selama berbulan-bulan menekan Ketua The Fed Jerome Powell agar menurunkan suku bunga, sembari mempertimbangkan calon pengganti Powell, yang masa jabatannya sebagai pimpinan The Fed akan berakhir pada Mei 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pilihan Utama
Hassett sendiri dipandang sebagai kandidat terdepan untuk posisi tersebut, meski Trump juga bertemu dengan mantan Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh pada pekan lalu.
Presiden menyebut kedua tokoh itu sebagai pilihan utamanya untuk memimpin The Fed, dalam wawancara dengan Wall Street Journal pada 12 Desember.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kita akan segera memiliki pimpinan The Fed yang baik dan yang ingin melihat suku bunga turun,” kata Trump dalam sebuah resepsi liburan di Gedung Putih pada 14 Desember. “Namun saat ini kita masih bergulat dengan suku bunga yang tinggi.”
Hassett pada 14 Desember berupaya menegaskan bahwa Trump adalah salah satu dari banyak pakar yang wajar untuk diajak berkonsultasi, meskipun pada akhirnya hanya memberikan saran.
Bahkan jika menjabat sebagai Ketua The Fed, “saya akan dengan senang hati berbicara dengan Presiden setiap hari sampai kami berdua meninggal karena sangat menyenangkan berbincang dengannya,” ujar Hassett.
Namun demikian, ia menepis anggapan bahwa suara Presiden akan memiliki bobot yang setara dengan anggota pemungutan suara di FOMC. Menurutnya, para pembuat kebijakan tetap bebas menolak pandangan Presiden dan “memilih dengan cara yang berbeda”.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!