Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Gelar Karnaval Budaya Betawi 'Sarendo Rendo 2025' di Monas, Datang Yuk!

📅 Kamis, 11 Des 2025, 10:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Gelar Karnaval Budaya Betawi 'Sarendo Rendo 2025' di Monas, Datang Yuk! Doc: Pemprov DKI
Ket. Pemprov DKI akan menggelar pesta pertunjukan seni budaya Betawi bertajuk ‘Karnaval Sarendo Rendo 2025’ di kawasan Monas, Minggu (14/12).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar pesta pertunjukan seni budaya Betawi bertajuk ‘Karnaval Sarendo Rendo 2025’ di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada hari Minggu, 14 Desember 2025. 

Dimulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB, karnaval ini akan menghadirkan parade tari topeng sepanjang tiga kilometer, membentang dari Balai Kota DKI Jakarta, melintasi Sarinah, hingga berakhir megah di sisi selatan Monas.

Karnaval ini mengusung semangat sarendo-rendo, dalam bahasa Betawi artinya ‘beramai-ramai’. Gelaran ini diperkirakan akan menyedot perhatian hingga 10.000 pengunjung, dan menjadikannya salah satu perayaan seni budaya Betawi terbesar di Jakarta.

"Karnaval Sarendo Rendo merupakan bentuk nyata komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam merawat, menghidupkan, dan memperkenalkan seni budaya Betawi secara lebih luas," kata Rinaldi, Kepala UP GPSB Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Kamis (11/12).

Acara ini juga digelar untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota budaya yang terbuka, inklusif, dan berkarakter.

Karnaval Sarendo Rendo, kata dia, tidak hanya menghadirkan kesenian topeng khas Betawi, tetapi juga rangkaian topeng Nusantara serta mancanegara sebagai simbol keberagaman dan kreativitas budaya Jakarta.

Rinaldi menjelaskan, Karnaval Sarendo Rendo tahun ini akan menjadi ruang apresiasi seni dan budaya bagi lebih dari 15 sanggar Betawi yang siap tampil membawakan karya terbaik.

Lebih dari 200 penari dipastikan turut memeriahkan parade dari awal hingga akhir, menjadikan karnaval ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan perayaan besar seni budaya Betawi yang dinamis, meriah, dan penuh kebanggaan lokal.

“Kegiatan ini diharapkan dapat melestarikan pertunjukan seni budaya Betawi, serta menegaskan citra Jakarta sebagai pusat kebudayaan yang menghubungkan tradisi lokal dengan ekspresi budaya global,” ujarnya.

Rinaldi mengatakan, daya tarik utama dalam karnaval ini, yakni menghadirkan ondel-ondel raksasa yang menjulang tinggi dan topeng Betawi, merefleksikan karakter Jakarta yang ramah dan ekspresif. Ondel- ondel raksasa ini akan menemani parade karnaval dan menjadi ikon Karnaval Sarendo-Rendo 2025.

“Jadi, terdapat dua ikon, yaitu Sarendo Abang dan Sarendo None,” ungkap Rinaldi.

Tidak hanya itu, para pengunjung juga dapat menikmati deretan kuliner Betawi dari para pelaku UMKM di Jakarta, mulai dari selendang mayang, kerak telor, toge goreng, laksa Betawi, kue dongkal, kue ape, putu mayang, hingga Bir Pletok dan Es Goyang.

Suasana meriah semakin lengkap dengan hadirnya 'pasar malem' yang menyuguhkan berbagai permainan rakyat seperti komedi putar, trampolin, atraksi engrang juggling, serok ikan, hingga odong-odong statis yang mengundang nostalgia.

Selain itu, juga akan ada 'panggung rakyat gembira' yang akan menampikan musisi kebanggaan tanah air, seperti: Danilla, Endah & Ressa, Mocca, Azul Jiung, Boysjob dan lain sebagainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.