Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketua MPR RI Ahmad Muzani Ajak para Seniman Gunakan Teknologi Digital untuk Kembangkan Seni Budaya

📅 Senin, 08 Des 2025, 14:14 WIB | Oleh:
Ketua MPR RI Ahmad Muzani Ajak para Seniman Gunakan Teknologi Digital untuk Kembangkan Seni Budaya Doc: istimewa
Ket. Ketua MPR RI Ahmad Muzani saat hadir pada Pagelaran Rakyat yang berlangsung di Gedung Youth Centre PKOR Lampung, Minggu (7/12) malam.

LAMPUNG - Ketua MPR RI Ahmad Muzani hadir pada Pagelaran Rakyat yang berlangsung di Gedung Youth Centre PKOR Lampung, Minggu (7/12) malam. Pagelaran Rakyat dalam rangka menyuburkan cinta budaya nusantara di era digital itu diisi dengan penampilan kesenian Angklung, Jaranan, dan Campursari.

Muzani tiba di tempat acara sekira pukul 19.00 Wib. Ketua MPR menyempatkan diri berinteraksi dengan beberapa tiktokers jalanan yang menyambutnya di halaman tempat acara. Politisi asal Tegal, Jawa Tengah, itu bahkan sempat menyapa penonton tiktok yang sedang menyaksikan tayangan live. Sekitar 30 menit kemudian, Muzani tiba di ruang acara yang sudah penuh dengan ratusan pengunjung.

Dalam sambutannya, Muzani antara lain menyampaikan, dunia digital memberi kesempatan kepada seseorang untuk terkenal dan menghasilkan pendapatan banyak pada waktu yang tak terduga-duga. Momentum sepertiitu adalah sesuatu yang sangat penting, selain penampilan dan suara yang indah.

SebagaimanaRyan Arkan Dhika, bocah viral dengan tarian energik "Aura Farming", Pacu Jalur asal Riau. Dalam tempo yang singkat, nama dan gerakannya langsung mendunia. Dia diundang ke berbagai kesempatan dan memperoleh banyak penghasilan. Padahal pacu jalur adalah gerakan biasa, tidak ada yang istimewa dan sudah ada sejak dulu.

“Untuk terkenal itu tidak susah, jika momentumnya tepat maka siapapun bisa viral. Karena itu para seniman tidak boleh lelah berkreasi. Siapa tahu satu saat giliran anda yang akan viral. Saya juga tadi lihat, ada teman-teman yang ngamen di tiktok, mereka akan terus berusaha, semoga hasilnya maksimak,” ujar Muzani.

Sebagai provinsi yang didiami oleh berbagai etnis, Lampung menurut Muzani, memiliki kekayaan seni budaya yang sangat besar. Sebagaimana negara-negara lain yang serius melestarikan seni budayanya, Lampung jugaharus merawat kearifan lokal yang dimiliki. Karena seni budaya bisa menjadi salah satu kekuatan bernegara, yaitu seni dan berekspresi. Semoga ke depan kekayaan seni budaya, ini bisa menjadikan Lampung semakin eksis.

“Teruslah berbahagia dalam berkesenian, karena kebahagiaan juga menjadi salah satu cara agar kita bisa semakin eksis, dan maju, sebagaimana Korea menjadikan dirinya magnet musik Pop dunia,” ujar Muzani.

Pada kesempatan itu, Muzani mengingatkan ada sebagian saudara-saudara sebangsa dan setanah airyang tengah menghadapi musibah. Banyak infrastruktur jalan dan jembatan yang hancur akibat banjir dan tanah longsor. Karena itu, Muzani berharap, masyarakat bisa berempati terhadap musibah tersebut.

“Apa yang bisa kita bantu, mari kita berikan. Selain itu, semoga pemerintah bisasegera merealisasikan niatnya memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan, sehingga kehidupan para korban segera normal kembali,” pungkas Muzani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.