Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter di Sumbar! Nelayan Diminta Batalkan Pelayaran

📅 Minggu, 07 Des 2025, 20:42 WIB | Oleh:
BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter di Sumbar! Nelayan Diminta Batalkan Pelayaran Doc: ANTARA/Yoseph Boli Bataona
Ket. Ilustrasi - Kondisi di wilayah perairan pesisir Kota Kupang, NTT.

PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengingatkan masyarakat potensi gelombang tinggi hingga empat meter di perairan provinsi itu pada 7-10 Desember 2025 pukul 19.00 WIB.

"Gelombang kategori tinggi yakni 2,5 hingga empat meter berpeluang terjadi di perairan khususnya Kepulauan Mentawai di antaranya perairan barat Siberut, perairan barat Sipora dan perairan barat Pagai," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur Rangga Nugraha Rasy di Padang, Minggu.

Kemudian untuk perairan lainnya, ia mengatakan berpotensi gelombang tinggi kategori sedang yakni 1,25 hingga 2,5 meter di antaranya di perairan Agam-Pasaman Barat, perairan Padang-Padang Pariaman, perairan Pesisir Selatan, perairan timur Siberut, perairan timur Sipora dan perairan timur Pagai.

"Kondisi tersebut cukup berisiko terhadap keselamatan pelayaran," ujar dia.

Lebih rinci, ia menyampaikan kondisi itu berisiko terhadap pelayaran perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter.

Kemudian, terhadap pelayaran kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 meter, serta kapal ferry jika kecepatan angin mencapai 21 knot dengan tinggi gelombang mencapai 2.5 meter.

"Jadi kondisi ini dapat mengganggu aktivitas perahu nelayan kecil, kapal tongkang, dan kapal ferry di laut," ujarnya.

Secara umum, ia menjelaskan kondisi cuaca di perairan mengalami Sumbar pada 7 Desember 2025 pukul 19.00 WIB hingga 9 Desember 2025 dengan waktu serupa mengalami hujan ringan hingga lebat.

Sementara itu, kondisi angin dominan bertiup dari barat laut menuju utara dengan kecepatan dua hingga 20 knots. BMKG mengimbau masyarakat khususnya nelayan, operator kapal dan pengguna laut lainnya untuk selalu waspada serta terus memperhatikan perkembangan cuaca terkini.

"Pastikan cuaca mendukung dan kapal dalam kondisi baik sebelum berlayar agar pelayaran aman dan nyaman," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.