Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penghasilan Nelayan Sinjai Naik 75 Persen, KNMP Tongke-Tongke Kirim 12 Ton Tuna Loin ke Jakarta

📅 Minggu, 27 Sep 2026, 15:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Penghasilan Nelayan Sinjai Naik 75 Persen, KNMP Tongke-Tongke Kirim 12 Ton Tuna Loin ke Jakarta Doc: istimewa
Ket. Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tongke-Tongke di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan kembali mengirimkan 12 ton produk tuna loin menuju Jakarta. Konsistensi produktivitas perikanan di lokasi tersebut berimbas pada ikut meningkatnya pendapatan nelayan dari yang semula Rp4 juta menjadi Rp7 juta/bulan

SINJAI - Pendapatan nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) melonjak 75 persen dari 4 juta menjadi 7 juta rupiah per bulan.

Kenaikan tersebut seiring operasionalisasi KNMP sejak Mei 2026 dan konsistennya pengiriman produk perikanan ke luar daerah. Terbaru, pada 27 September 2026, KNMP Tongke-Tongke mengirim 12 ton tuna loin menuju Jakarta untuk bahan baku unit pengolahan ikan (UPI) sebelum diekspor.

Sebelumnya, KNMP juga telah melepas 65 ton produk tuna loin senilai Rp2,54 miliar ke Jakarta melalui mitra koperasi.

Lonjakan pendapatan dipicu naiknya harga jual ikan. Tuna tangkapan nelayan yang semula dihargai Rp25.000-Rp30.000 per kilogram, kini mencapai Rp45.000 per kilogram.

"Hasil pengolahan tuna tidak hanya berupa produk utama tuna loin, tetapi juga bagian-bagian hasil samping yang masih memiliki nilai ekonomi," ujar Sekretaris Satgas Operasionalisasi KNMP Ali Rahmat Iman Santoso melalui keterangannya Minggu (27/9).

Nilai tambah tersebut datang dari pengolahan ikan utuh segar menjadi tuna loin di KNMP, serta pemanfaatan hasil samping seperti tetelan, rahang (kama), toro, dan daging merah hasil trimming yang juga dikirim ke Jakarta (27/9).

Operasionalisasi KNMP dinilai telah membangun ekosistem bisnis perikanan yang lebih besar. Saat ini KNMP Tongke-Tongke telah menyerap 39 tenaga kerja lokal dan memiliki 80 anggota.

"Ini tentu membawa dampak ekonomi yang lebih baik kepada para nelayan sekitar," kata Ketua Satgas Operasionalisasi KNMP Irjen Pol Victor Gustaaf Manoppo.

Pelepasan 12 ton tuna loin dilakukan langsung Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Melalui program KNMP, KKP membangun sarana seperti dermaga, pabrik es, gudang beku termasuk cold storage, kios perbekalan, tempat pendaratan ikan, sentra kuliner, hingga kendaraan berpendingin, serta pendampingan kelembagaan dan akses pasar.

Bupati Sinjai Ratnawati Arif menyebut program ini sebagai lompatan besar karena mampu memotong rantai tengkulak. Program KNMP diproyeksikan mampu meningkatkan produksi perikanan rata-rata hingga 800 ton per tahun per lokasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

Optimalkan Kapasitas Kapal dan Pembagian Muatan, ASDP Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.