Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemukiman Padat Dhaka Luluh Lantak Dilahap Kebakaran Hebat

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 23:33 WIB | Oleh:
Pemukiman Padat Dhaka Luluh Lantak Dilahap Kebakaran Hebat Doc: AFP/Abdul Goni

DHAKA - Kebakaran besar pada Selasa malam telah meluluhlantakkan permukiman kumuh terbesar di Dhaka, menghancurkan sekitar 1.500 rumah dan menyebabkan ribuan penduduk kehilangan tempat tinggal, menurut pejabat dinas pemadam kebakaran Bangladesh.

Kebakaran melanda permukiman kumuh Korail, yang berbatasan dengan permukiman mewah Gulshan dan Banani di ibu kota. Sembilan belas unit pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api setelah lima jam, dan para pejabat mengatakan api telah sepenuhnya padam pada Rabu pagi. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Akses jalan yang sempit dan bahan bangunan yang mudah terbakar mempercepat penyebaran api, ujar Direktur Pemadam Kebakaran dan Pertahanan Sipil Letkol Mohammad Tajul Islam Chowdhury kepada wartawan di lokasi kejadian.

Ia mengatakan tim penyelidik akan menghitung total kerugian dan mencari penyebab kebakaran, namun mencatat kondisi permukiman yang sangat berisiko.

“Saat memadamkan api, ditemukan kabel listrik berserakan dan tabung gas di setiap rumah, kondisi yang dapat mempercepat kebakaran,” ujarnya sambil mengingatkan bahwa musim dingin biasanya memicu peningkatan insiden serupa.

Korail, yang diperkirakan memiliki sekitar 10.000 rumah di lahan seluas 90 hektare, telah mengalami beberapa kebakaran dalam beberapa tahun terakhir, termasuk insiden besar pada Februari, Maret, dan Desember tahun lalu.

Kepala pemerintahan sementara Muhammad Yunus menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga terdampak.

Ia mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan yang diperlukan untuk pemulihan serta memerintahkan penyelidikan penuh dan langkah pencegahan yang lebih kuat untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.