Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pakar Kesehatan Nilai Program MBG Tingkatkan Motivasi Anak Bersekolah

📅 Senin, 24 Nov 2025, 09:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pakar Kesehatan Nilai Program MBG Tingkatkan Motivasi Anak Bersekolah Doc: ANTARA
Ket. Wali murid membagikan ompreng berisi makanan kepada siswa di SDN Pejaten Barat 1 Pagi, Jakarta.

JAKARTA - Pakar Kesehatan Masyarakat Prof. Tjandra Yoga Aditama menilai keberadaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat meningkatkan motivasi anak untuk bersekolah, karena memberikan manfaat langsung bagi kesehatan dan proses belajar mereka.

“Dampak kesadaran kesehatan juga menambah dan bahkan pendidikan, jadi keinginan masuk sekolah jadi tinggi gara-gara makan bergizi,” kata Prof. Tjandra dikutip di Jakarta, Senin (24/11).

Prof. Tjandra menyoroti dampak sosial yang dapat muncul dari meningkatnya motivasi belajar, yakni penekanan angka pernikahan dini.

“Bahkan ada lebih jauh lagi, perkawinan dini anak itu jadi turun. Karena tadinya anak tidak sekolah dikawinin, saat ini anak jadi termotivasi untuk bersekolah,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan Program MBG sebenarnya memiliki empat tujuan besar yang saling berkaitan dan berpengaruh pada masa depan anak.

“Satu, tentu saja gizi. Kedua, kesehatan. Ketiga, pendidikan. Keempat, dampak ekonomi dan sosial. Kalau dilakukan di satu daerah, bisa berdampak. Tentu saja ini bermanfaat besar bagi bangsa dan sudah dilakukan di banyak negara. Jadi, kita sambut baik upaya ini,” ujar Prof Tjandra.

Menurut dia, kontribusi MBG tidak hanya terbatas pada sekolah, tetapi juga menyasar target pembangunan global. Ia menyebut program ini selaras dengan sejumlah tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030.

“Jadi pada 2030, ada 17 goals SDGsyang harus dicapai. Goal nomor 3 kesehatan, tapi goals nomor 2 dan 4 soal kelaparan dan pendidikan. Jadi pelaksanaan ini akan menyasar beberapa goals sekaligus dan berperan penting,” kata Prof Tjandra.

Ia menyampaikan dampak kesehatan dari Program MBG tidak hanya terkait perbaikan gizi anak, tetapi juga peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya hidup sehat. Program seperti itu, menurut dia, dapat mendorong perubahan perilaku yang lebih baik di tingkat keluarga dan komunitas.

Prof Tjandra menilai rangkaian manfaat tersebut membuat Program MBG menjadi salah satu intervensi penting untuk memperkuat masa depan generasi muda.

Dia mendorong pemerintah untuk memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan baik agar manfaat kesehatan, pendidikan, dan sosialnya dapat dirasakan secara menyeluruh oleh anak-anak di berbagai daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.