Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belanja Konsumen Inggris Melambat, Penjualan Ritel Catat Penurunan

📅 Sabtu, 22 Nov 2025, 16:49 WIB | Oleh:
Belanja Konsumen Inggris Melambat, Penjualan Ritel Catat Penurunan Doc: AFP

LONDON - Volume penjualan retail di Inggris turun sebesar 1,1 persen pada Oktober 2025, menandai penurunan bulanan pertama sejak Mei di tengah tertahannya belanja konsumen, menurut data Kantor Statistik Nasional (Office for National Statistics/ONS) Inggris pada Jumat (21/11).

Penurunan ini terjadi menyusul kenaikan sebesar 0,7 persen pada September, dan volume penjualan pada Oktober tercatat 3,3 persen lebih rendah dibandingkan level prapandemi pada Februari 2020, menurut ONS.

"Supermarket, toko pakaian, dan peretail daring semuanya mengalami penjualan yang lebih lambat, dengan beberapa peretail melaporkan bahwa para konsumen menunggu penawaran Black Friday pada November," ungkap kepala ekonom di ONS Grant Fitzner.

Volume penjualan supermarket turun untuk bulan kedua berturut-turut. Indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) Inggris naik 3,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Oktober, masih hampir dua kali lipat dari target 2 persen Bank of England. Sementara itu, tingkat inflasi tahunan untuk makanan dan minuman nonalkohol naik tipis menjadi 4,9 persen, menurut data.

Kepercayaan konsumen di Inggris masih melemah di tengah inflasi tinggi yang terjadi terus-menerus. Indeks kepercayaan konsumen GfK turun dua poin menjadi -19 pada November, dengan penurunan terjadi di semua indikator, termasuk situasi ekonomi secara umum, situasi keuangan pribadi, dan indeks pembelian utama.

"Ini merupakan serangkaian hasil yang suram menjelang pengumuman Anggaran pekan depan," kata "Penurunan di semua lima indikator menunjukkan bahwa masyarakat bersiap menghadapi berita buruk, dengan sedikit hal dalam kondisi saat ini yang dapat meningkatkan ekspektasi," kata direktur wawasan konsumen di GfK Neil Bellamy.

Penurunan dalam indeks pembelian utama sangat mengkhawatirkan pada saat ini, menunjukkan rumah tangga sedang memperketat pengeluaran mereka saat peritel memasuki periode perdagangan yang krusial, sebut Bellamy, seraya meminta agar Anggaran dapat memberikan kejelasan dan jaminan secara tepat waktu yang sulit didapat oleh konsumen sendiri. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Suka banget sama imbauan ini karena memang ketenangan ...
    terimakasih bapak panglima,TNI siap menjaga keamanan masyarakat INdonesia
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Dinkes: Wabah ISPA Ancam Dua Kota di Provinsi Banten

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Dinkes: Wabah ISPA Ancam Du...
Olahraga
Penonton Boleh Hadir di Sta...

Gelaran Liga Super Akan Dihadiri Penonton Tandang

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelaran Liga Super Akan Dih...
Daerah
BNPB: Karhutla di Magetan d...

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

48 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KAI Beri Promo Diskon Tiket...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

18 Agustus 2026 Cuti Bersama atau Tidak? Ini Daftar Libur dan Long Weekend Agustus

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.