Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pulang Haji, Jamaah Sumut Diminta Pantau Kesehatan, PPIH Debarkasi Medan Beri Peringatan.

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 09:35 WIB | Oleh:
Pulang Haji, Jamaah Sumut Diminta Pantau Kesehatan, PPIH Debarkasi Medan Beri Peringatan. Doc: Antara Foto
Ket. Sebanyak 358 haji Kloter 06 Debarkasi Medan ketika mengikuti acara penyambutan di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Senin (8/6).

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan meminta jamaah haji asal Sumatera Utara mewaspadai berbagai gejala penyakit setiba di tanah air.

"Kami imbau bapak ibu mewasdapai gejala penyakit setelah tiba di tanah air," kata petugas Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan dr Zulfan Anshori saat penyambutan jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 06 Debarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Senin.

Terdapat tujuh gejala penyakit utama yang harus diwaspadai, lanjut dia, yakni :

  1. Demam, 
  2. Batuk,
  3. Pilek,
  4. Sesak napas,
  5. Nyeri tenggorokan,
  6. Mual dan muntah, 
  7. Serta diare.

Pihaknya meminta kepada setiap jamaah haji segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami indikasi gejala tersebut.

Data PPIH Debarkasi Medan menyebutkan, 5.967 haji asal Sumatera Utara melakukan fase pemulangan melalui Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang mulai 2 hingga 21 Juni 2026.

"Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jamaah Haji atau K3JH harus dibawa saat memeriksakan diri agar tenaga kesehatan dapat melakukan penanganan lebih cepat dan tepat," tutur Zulfan.

Ia mengimbau gejala penyakit tersebut maupun lainnya agar dipantau secara mandiri oleh setiap jamaah haji selama 21 hari setelah tiba di Indonesia.

"Jamaah haji diminta tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta beristirahat yang cukup," ungkapnya.

Kemudian, menggunakan masker apabila mengalami gejala gangguan kesehatan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami keluhan kesehatan.

Diketahui, sebanyak 358 haji Kloter 06 Debarkasi Medan berasal dari lima kabupaten/kota di Sumatera Utara, yakni Mandailing Natal (339), Toba (7), Nias Selatan (4), Nias Utara (1), Medan (1), dan petugas kloter (6).

Tercatat, seorang haji atas nama Isron bin Baitul Nasution berasal dari Kabupaten Mandailing Natal pada kloter ini wafat akibat sakit di Arab Saudi, Rabu (27/5).

"Selain itu, jamaah haji diimbau menyampaikan riwayat perjalanan hajinya kepada petugas kesehatan agar memperoleh pelayanan yang optimal," jelas Zulfan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
Waketum Dharma Pertiwi Buka...
Daerah
Tingkatkan Ketahanan Pangan...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.