Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Konsumsi Vitamin D3 Kurangi Serangan Jantung Kedua Hingga 50 Persen

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 07:38 WIB | Oleh:
Konsumsi Vitamin D3 Kurangi Serangan Jantung Kedua Hingga 50 Persen Doc: Foto : Domain Publik
Ket. Ilustrasi Serangan Jantung.

MELALUI uji klinis acak berskala besar, para peneliti membuktikan bahwa dengan memantau kadar vitamin D pasien secara rutin dan menyesuaikan dosis suplemen agar tetap dalam kisaran optimal, risiko serangan jantung lanjutan dapat ditekan hingga 50 persen.

Sebuah studi baru dari spesialis jantung di Intermountain Health di Salt Lake City melaporkan bahwa metode personalisasi suplementasi vitamin D3 dapat secara signifikan menurunkan risiko serangan jantung kedua pada pasien yang sudah pernah mengalaminya.

Dalam uji klinis acak berskala besar, para peneliti menemukan bahwa penggunaan strategi “target untuk diobati”di mana kadar vitamin D pasien diukur secara rutin dan dosis suplemen disesuaikan untuk mencapai kisaran optimal dapat mengurangi risiko serangan jantung kedua hingga 50 persen.

Temuan ini baru-baru ini diungkap pada Sesi Ilmiah American Heart Association 2025 di New Orleans. “Hasilnya menjanjikan,” kata Heidi May, PhD, ahli epidemiologi kardiovaskular di Intermountain Health dan peneliti utama studi tersebut.

“Kami tidak menemukan dampak buruk ketika memberikan suplementasi vitamin D3 dosis tinggi kepada pasien, dan secara signifikan mengurangi risiko serangan jantung kedua, yang merupakan hasil yang menggembirakan,” kata Dr. May. “Kami sangat senang dengan hasil ini, tetapi kami tahu masih banyak yang harus dilakukan untuk memvalidasi temuan ini,” ungkapnya.

Penelitian ini memiliki signifikansi yang luas, karena diperkirakan setengah hingga dua pertiga populasi global kekurangan vitamin D. Selama ini penelitian mengungkapkan kekurangan vitamin D dapat mengakibatkan terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan gagal jantung.

Perubahan Gaya Hidup dan Kekurangan Vitamin D

Dulu, orang biasanya mendapatkan vitamin D yang cukup melalui paparan sinar matahari secara teratur. Saat ini, perubahan gaya hidup dan saran medis yang bertujuan mengurangi risiko kanker kulit telah membuat banyak orang mengurangi waktu di bawah sinar matahari. Akibatnya, menjaga kadar vitamin D yang sehat kini seringkali bergantung pada sumber alternatif, termasuk suplemen vitamin D3.

Meskipun banyak studi observasional telah mengaitkan kadar vitamin D yang rendah dengan kesehatan jantung yang lebih buruk, uji klinis sebelumnya yang menggunakan dosis suplemen standar tidak menunjukkan peningkatan risiko kardiovaskular.

Hal ini membuat para peneliti jantung Intermountain mempertanyakan apakah mencapai kadar vitamin D dalam darah tertentu mungkin lebih efektif daripada hanya memberikan dosis suplemen yang seragam kepada semua pasien.

“Studi sebelumnya hanya memberikan suplementasi kepada pasien tanpa memeriksa kadar vitamin D dalam darah secara teratur untuk menentukan hasil suplementasi tersebut,” kata Dr. May.

“Dengan perawatan yang lebih terarah, ketika kami memeriksa secara tepat bagaimana suplementasi bekerja dan melakukan penyesuaian, kami menemukan bahwa risiko serangan jantung berikutnya pada pasien berkurang setengahnya,” katanya.

Studi Intermountain, yang disebut uji coba TARGET-D, mendaftarkan pasien dari April 2017 hingga Mei 2023 dan melibatkan 630 pasien Intermountain Health yang mengalami serangan jantung dalam waktu satu bulan setelah pendaftaran mereka. Peserta dipantau hingga Maret 2025 untuk mengetahui kejadian kejadian kardiovaskular.

Cara Kerja Studi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.