Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNN Kendari Gandeng Pondok Pesantren Cegah Narkoba di Konawe Selatan

📅 Senin, 10 Nov 2025, 10:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNN Kendari Gandeng Pondok Pesantren Cegah Narkoba di Konawe Selatan Doc: ANTARA
Ket. Foto bersama BNN Kota Kendari dan Pondok Pesantren Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. 

KENDARI – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari menggandeng Pondok Pesantren untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lembaga pendidikan keagamaan di wilayah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala BNN Kota Kendari Kombes Pol. Widi Haryawan saat dihubungi di Kendari, Sabtu (08/11), mengatakan bahwa kerjasama tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan keagamaan dalam rangka Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

"Hal ini diwujudkan melalui sosialisasi P4GN di Yayasan Pondok Pesantren Minhajut Thullab, Desa Andoolo Utama, Kecamatan Buke, Kabupaten Konsel," kata Widi Haryawan.

Dia menyebutkan bahwa dalam sosialisasi tersebut juga bertujuan membangun kerja sama erat dengan pimpinan pondok pesantren terkait program P4GN.

"Ini merupakan bentuk komitmen kami di BNN untuk menyasar segala sektor dalam rangka memberantas dan mencegah penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Widi Haryawan berharap dapat terwujudnya kerjasama antar seluruh Yayasan Pondok Pesantren di Kabupaten Konsel dan Wilayah Hukum BNN Kota Kendari dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Minhajut Thullab Konsel KH. Wildan Habibi Rohman menyambut baik kunjungan Kepala BNN Kota Kendari dan berkomitmen aktif mendukung upaya pencegahan narkoba.

KH. Wildan Habibi Rohman bahkan menyampaikan rencana strategis pesantren untuk memastikan lingkungan pendidikan tetap steril dari narkotika."Kami akan melaksanakan sosialisasi dan tes urine untuk tahun ajaran baru penerimaan santriwan/santriwati untuk memastikan setiap santri tidak terlibat penggunaan narkotika," ucap KH. Wildan Habibi Rohman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Nasional
KPK Bicara Blak-blakan soal...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.