Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Domestik Makin Bergairah, IHSG Hari Ini Kembali Menghijau

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Domestik Makin Bergairah, IHSG Hari Ini Kembali Menghijau Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak
Ket. Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring meningkatnya likuiditas di pasar domestik yang menandakan arus dana segar kembali masuk ke aset berisiko.

Kenaikan ini mencerminkan sentimen positif investor terhadap stabilitas ekonomi nasional serta ekspektasi bahwa kebijakan moneter akan tetap akomodatif.

Selain itu, penguatan sejumlah saham berkapitalisasi besar turut menjadi penopang utama pergerakan indeks, menunjukkan kepercayaan pasar terhadap prospek fundamental korporasi dalam jangka menengah.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (7/11) sore, ditutup menguat 57,53 atau 0,69 persen ke posisi 8.394,59 seiring dengan meningkatnya likuiditas di pasar domestik.

Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,85 poin atau 0,69 persen ke posisi 853,50.

"Kenaikan indeks antara lain disebabkan oleh meningkatnya likuiditas di pasar domestik, data cadangan devisa Oktober 2025 yang lebih baik dari bulan sebelumnya, serta penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, data cadangan devisa Indonesia meningkat menjadi 149,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada Oktober 2025 dari senilai 148,7 miliar dolar AS, terutama disebabkan oleh penerbitan obligasi pemerintah, penerimaan pajak dan jasa, di tengah upaya BI untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah.

Level cadangan devisa Indonesia cukup untuk membiayai 6,2 bulan impor atau 6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, atau jauh di atas standar kecukupan internasional yang sebesar 3 bulan impor.

Di sisi lain, indeks harga properti hunian di Indonesia meningkat 0,84 persen year on year (yoy) pada kuartal III-2025, atau menurun dari 0,9 persen (yoy) pada kuartal II 2025, serta menandakan pertumbuhan paling lambat sejak 2003.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham.

Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 2,20 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 1,78 persen dan 1,59 persen.

Sedangkan, empat sektor melemah yaitu sektor barang konsumen primer yang turun paling dalam sebesar 0,77 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen primer yang turun sebesar 0,36 persen dan 0,33 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KDTN, HDFA, CHEM, FPNI, dan GMTD. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni UNTD, DFAM, WOOD, SMMT, dan FLMC.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
Pemkab Lumajang Akui Terjad...
Daerah
Bangka Tengah Terapkan Eco ...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.