Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bagus Sekali Langkah Kemenag untuk Kembangkan Ekotheologi di Madrasah Sumbar

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 16:27 WIB | Oleh:
Bagus Sekali Langkah Kemenag untuk Kembangkan Ekotheologi di Madrasah Sumbar Doc: ist
Ket. menjaga lingkungan

PADANG – Bagus sekali jika negara mulai mengembangkan ekotheologi, termasuk di Madrasah Sumbar. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggagas gerakan ekoteologi madrasah lewat program Gerakan Madrasah Mengelola Sampah Sehat dan Berteknologi (Gemmes Berseri) serta Sinergi dan Integrasi Ilmu Guru Madrasah (Sigma).

"Program ekoteologi ini sebuah pendekatan teologis yang menempatkan manusia sebagai khalifah bumi yang wajib menjaga lingkungan," kata Plt Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Edison di Padang, Kamis. Edison mengatakan, masih menemukan madrasah yang membakar sampah plastik dan hal tersebut harus dihentikan.

Apalagi ekoteologi mengajarkan setiap individu untuk menjaga bumi sebagai bagian dari ibadah. Praktik pembakaran sampah, jelas dia, tidak hanya melanggar etika lingkungan, melainkan juga bertentangan dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 dan Peraturan Pemeringah Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah.

Oleh karena itu, ia menegaskan seluruh madrasah di provinsi tersebut diwajibkan melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik hingga akhir Desember 2025. Atas dasar itu, Kemenag mendorong madrasah menjalin kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) atau lembaga terkait dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.

Lebih lanjut, kata dia, Kanwil Kemenag Sumbar dalam waktu dekat akan menandatangani nota kesepahaman dengan lembaga pengelola sampah terkemuka di Kota Padang sebagai mitra strategis. Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Sumbar Hendri Pani Dias menjelaskan terdapat dua program unggulan hasil rumusan bidang tersebut yakni Gemmes Berseri dan Sigma.

Ia menyampaikan, Gemmes Berseri dirancang untuk mendorong madrasah menjadi pusat literasi lingkungan berbasis sains dan nilai-nilai keislaman. "Kami ingin mengubah paradigma. Selama ini madrasah membayar untuk membuang sampah. Setelah ini, madrasah justru harus bisa menghasilkan nilai ekonomi dari sampah," ujar dia.

Untuk diketahui, kedua program inovatif Gemmes Berseri dan Sigma dijadwalkan akan diluncurkan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar pada 15 November 2025 bersamaan dengan Seminar Wakaf Internasional di Kota Padang.

Kalimantan Tengah

Sebaiknya Anda baca juga:

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memperkuat gagasan tentang ekoteologi, salah satunya saat melaksanakan penanaman pohon di lingkungan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis.

"Kementerian Agama (Kemenag) mengembangkan konsep ekoteologi. Manusia, alam, dan Tuhan, harus menyatu," kata Menag Narasuddin Umar.

Ekoteologi dapat dipahami sebagai konsep yang mengkorelasikan teologi dengan ekologi, dengan fokus kepada pelestarian lingkungan sebagai bagian dari ibadah maupun tanggungjawab sebagai seorang manusia.

Sejalan dengan itu diketahui Kementerian Agama (Kemenag) periode 2025–2029 telah menetapkan penguatan ekoteologi menjadi salah satu program prioritas, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 244 Tahun 2025.

Keputusan KMA itu menegaskan penguatan ekoteologi telah menjadi sebuah kebijakan penting, sehingga semua ASN wajib mengimplementasikan dalam bentuk program kerja maupun setiap tindakan serta perilaku sehari-hari.

Sementara itu meski hujan deras melanda Kota Palangka Raya, Menag Nasaruddin Umar didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo dan lainnya, tetap berupaya melaksanakan penanaman pohon di kawasan IAHN Tampung Penyang.


Menag juga melakukan diskusi bersama Rektor IAHN Tampung Penyang dan jajaran membahas tentang program kerja serta lainnya. Menag juga sempat menyapa para mahasiswa yang telah menunggu kehadirannya.

"Kami melihat mahasiswa di sini, diharapkan akan lahir para tokoh maupun pemimpin bangsa dari kampus ini," tutur Menag Nasaruddin Umar.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kalimantan Tengah, Menag juga menggelar pertemuan dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkungan Kemenag, hingga pertemuan dengan para tokoh lintas agama dan budaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Swiss Gelar Pemungutan Suar...
Luar Negeri
Russia Mungkin Akan Menyera...

Garuda Muda Rebut Podium Ketiga Piala AFF U-19

15 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Garuda Muda Rebut Podium Ke...
Nasional
DPR RI Dorong Evaluasi Atur...
Daerah
TNI Ajak OPM yang Masih di ...
Daerah
Pemkot dan Forkopimda Inten...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

Saham SpaceX Meroket, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

13 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.