Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Mengejar Produksi yang Lebih Tinggi, Sawit Harus Diremajakan

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 12:22 WIB | Oleh:
Demi Mengejar Produksi yang Lebih Tinggi, Sawit Harus Diremajakan Doc: ist
Ket. perlu peremajaan

PANGKALPINANG – Menanam ulang pohon sawit atau peremjaan sangat perlu, bila ingin memperoleh hasil yang lebih banyak. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan kegiatan Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun (PKSP) seluas 58,3 hektare di daerah itu bertujuan guna meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani lokal.
‎
‎"Harapan dari kegiatan ini produktivitas sawit rakyat akan meningkat sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut ke depannya," kata Kepala Bidang Perkebunan DKPP Kabupaten Belitung Tenny Meireni dalam kegiatan PKSP di Desa Air Batu Buding, Badau, Belitung, Selasa.
‎
‎Ia mengatakan, program PKSP merupakan bagian dari program nasional guna meregenerasi tanaman kelapa sawit rakyat yang sudah kurang produktif.
‎
‎Tenny menjelaskan, lokasi pelaksanaan peremajaan kebun sawit tersebut berpusat di Koperasi Sawit Sumber Rejeki, Desa Air Batu Buding, Kecamatan Badau.
‎
‎Dari rencana awal seluas 60,5 hektare, hasil verifikasi teknis di lapangan menetapkan luas lahan yang siap diremajakan mencapai 58,3 hektare.
‎
‎Menurut dia, kriteria kebun rakyat yang menjadi prioritas peremajaan mencakup tanaman tua yang berumur di atas 25 tahun.
‎
‎Selanjutnya adalah kebun sawit masyarakat dengan produktivitas rendah di bawah 10 ton Tandan Buah Segar (TBS) per hektare per tahun serta perkebunan yang sebelumnya tidak menggunakan benih unggul.
‎
‎"Secara teori, masa produktif kelapa sawit sampai usia 25 tahun, namun biasanya di atas 20 tahun produksi panen sawit sudah turun drastis," ujarnya.
‎
‎Ia mengatakan, dengan dilakukannya peremajaan menggunakan benih unggul bersertifikat, lanjut dia, tanaman kelapa sawit diperkirakan sudah mulai belajar berproduksi pada umur 2,5 hingga 3 tahun setelah penanaman.
‎
‎Tenny berharap, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para pekebun melalui Koperasi Sawit Sumber Rejeki dapat menjadi contoh pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing di Kabupaten Belitung.
‎
‎"Kami juga berharap dengan peremajaan kebun sawit ini nantinya kesejahteraan masyarakat petani kelapa sawit terus meningkat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Perang Perbesar Tekanan Har...
Luar Negeri
Penjarahan Terjadi di Sejum...
Luar Negeri
Sedikitnya 19 Orang Tewas p...
Luar Negeri
Jepang akan Luncurkan Misi ...
Luar Negeri
855 Orang Ditangkap Kerusuh...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.