Pemerintah Siapkan Revitalisasi 1.408 Madrasah pada 2026
📅 Senin, 09 Mar 2026, 16:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari menyampaikan bahwa sebanyak 1.408 unit fasilitas madrasah di Indonesia telah memenuhi kriteria untuk direvitalisasi.
"Sebanyak 2.120 madrasah telah diusulkan dalam program revitalisasi. Dari jumlah tersebut 1.408 madrasah memenuhi kriteria," kata Kepala KSP Qodari dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3).
Ia mengatakan pelaksanaan revitalisasi itu dimasukkan ke dalam paket Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Madrasah periode 2026 yang dijalankan oleh Kementerian Agama (Kemenag).
Menurut Qodari, program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan madrasah, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas pendidikan yang lebih layak.
“Skema pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan selektif. Program ini mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan,” ujar Qodari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan program menggunakan dua skema pembiayaan, yakni 556 proyek dengan Single Year Contract(SYC) dan 852 proyek dengan Multi Year Contract (MYC).
Dikatakan Qodari, skema tersebut memungkinkan fleksibilitas penganggaran sehingga proses pembangunan dan peningkatan fasilitas dapat berjalan lebih efektif serta tetap sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
Selain memperkuat kualitas pendidikan berbasis madrasah, kata Qodari, program revitalisasi ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan seluruh tahapan pelaksanaan revitalisasi, termasuk proses monitoring dan pengawasan anggaran, dilakukan secara ketat agar program berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!