Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada, Komplotan Curanmor Modus Ngontrak Lalu Beraksi

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 16:09 WIB | Oleh:
Waspada, Komplotan Curanmor Modus Ngontrak Lalu Beraksi Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Sindikat pencurian sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Jakarta digiring dalam jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (6/11).

Jakarta -- Sindikat pencurian sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Jakarta menggunakan modus berpura-pura menyewa kontrakan atau kamar indekos untuk melancarkan aksi kriminalnya.

"Pertama, mereka mencari sasaran rumah-rumah kontrakan atau rumah kos-kosan yang banyak terparkir motor. Kemudian mereka menyewa kontrakan tersebut, hingga membayar DP (uang muka)," kata Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Tri Suhartanto di Jakarta, Kamis.

Tri menyebut bahwa sindikat yang berhasil diungkap itu terdiri dari enam orang, yakni UA, R alias D, U, J, dan S yang berperan sebagai pemetik (joki).

Lalu satu tersangka lain berinisial A yang berstatus sebagai penadah. "Para pelaku ini memang spesialis curanmor," kata Tri.

Tri melanjutkan, para pelaku yang diantaranya residivis itu meminta waktu kepada pemilik kontrakan terkait penyerahan identitas pada saat menyewa.

"Para pelaku ini begitu dalam keadaan sepi ya, kemudian mereka melancarkan aksinya," kata Tri.

Usai memberikan uang muka, para pelaku pun dizinkan mulai menempati salah satu kamar. Dari situlah mereka mengintai sepeda motor yang akan dipetik. Salah satu lokasi kejadian yakni berada di wilayah Joglo, Kembangan.

"Dari beberapa pendalaman yang kita dalami, ini baru dua LP (laporan polisi) yang bisa kita dalami, setelah kita melakukan pengecekan dari nomor rangka dan nomor mesin," katanya.

Kendaraan yang berhasil diamankan sebagai barang buktinya adalah sebanyak delapan kendaraan

Sepanjang tahun 2025, para pelaku telah melancarkan aksinya di beberapa lokasi seperti di wilayah Kebon Jeruk, Kembangan, Jakarta Barat, hingga ke wilayah Cipinang (Jakarta Timur)

"Perlu disampaikan, karena mereka ini berpura-pura menjadi penghuni kos-kosan, dari dua LP, itu kejadiannya atau kendaraan yang hilangnya ada banyak," ujar Tri.

Tri mengatakan, para pelaku setelah mendapat motor curian langsung dibawa ke wilayah Cianjur (Jawa Barat) dan langsung dijual dengan sistem bayar di tempat (cash on delivery/COD).

"Kendaraan tersebut yang hasil curiannya kemudian mereka bawa langsung ke daerah Cianjur, daerah perbatasan untuk dijual. Mereka melakukan penjualan dengan COD juga ya, melalui media sosial," ungkapnya.

Hingga kini, Kepolisian masih mencari arah motor-motor curian itu dijual. "Ini sedang kita dalami dan semoga kita bisa menemukan barang-barang kendaraan yang sudah dijual melalui COD ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Russia Kebal Krisis Pangan ...
Luar Negeri
Nepal Bakal Larang Pendaki ...
Luar Negeri
Brasil dan AS Bakal Kembali...
Luar Negeri
Irak Wanti-wanti Pihak Luar...
Advertisement
Bebas dari Jalur Neraka, Jalan Parung Panjang Rampung Diperbaiki, Truk ODOL Dilarang Melintas!

Bebas dari Jalur Neraka, Jalan Parung Panjang Rampung Diperbaiki, Truk ODOL Dilarang Melintas!

15 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.