Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berlaku Hari Ini, Pemerintah Resmi Larang Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 13:42 WIB | Oleh:
Berlaku Hari Ini, Pemerintah Resmi Larang Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun Doc: Kemenkomdigi
Ket. Menkomdigi Meutya Hafid memberikan pernyataan jelang implementasi PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (27/3)

JAKARTA - Pemerintah mulai memberlakukan larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun hari ini, Sabtu (28/3). Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid memperingatkan platform digital "tidak ada ruang untuk kompromi."

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang  Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik, atau PP Tunas, resmi diberlakukan mulai 28 Maret 2026. Regulasi ini bertujuan melindungi anak di ruang digital dan mewajibkan platform mematuhi aturan tersebut tanpa kompromi.

Meutya mengumumkan larangan tersebut bulan ini dengan alasan ancaman dari pornografi online, perundungan siber, dan kecanduan internet, seiring meningkatnya kekhawatiran global tentang dampak media sosial terhadap kesejahteraan anak-anak.

Pemerintah telah mengirim surat dan instruksi kepada delapan platform, yaitu YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox, untuk segera menyampaikan komitmen dan rencana aksi kepatuhan terhadap implementasi PP Tunas .

Baru dua platform, Bigo Live dan X, disebut telah sepenuhnya mematuhi aturan baru dan menyesuaikan usia minimum pengguna mereka sesuai dengan peraturan tersebut.

Platform digital lain yang beroperasi di Indonesia harus "segera menyelaraskan produk, fitur, dan layanan mereka dengan peraturan yang berlaku," kata Meutya pada konferensi pers Jumat (27/3) malam.

"Kami menegaskan kembali tidak ada ruang untuk kompromi terkait kepatuhan, dan setiap entitas bisnis yang beroperasi di Indonesia wajib mematuhi hukum yang berlaku di negara ini."

TikTok menyatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat malam, mereka berkomitmen untuk mematuhi peraturan tersebut, termasuk "mengambil langkah-langkah yang tepat terkait akun di bawah usia 16 tahun" dalam konsultasi erat dengan kementerian.

Larangan ini mengikuti kebijakan serupa yang diterapkan di Australia pada bulan Desember, pertanda bahwa kesadaran global tentang potensi bahaya media sosial bagi anak-anak semakin meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

ArthurPope tuhg
ArthurPope tuhg
29 Mar 2026, 11:37 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.