Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anda Sebaiknya Rutin Cek Komponen Mobil Ini Selama Musim Hujan

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 23:14 WIB | Oleh:
Anda Sebaiknya Rutin Cek Komponen Mobil Ini Selama Musim Hujan Doc: ANTARA/Putra M. Akbar
Ket. Polisi menyampaikan arahan kepada pengendara mobil yang hendak melalui genangan di daerah Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (8/7).

JAKARTA - Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menyampaikan pentingnya pengecekan rutin komponen-komponen mobil untuk memastikan kendaraan aman dikendarai selama musim hujan.

"Pastikan rem tidak aus dan selalu kering," katanya saat dihubungi dari Jakarta pada Kamis (6/11).

Kalau rem basah atau lembap, maka daya cengkeram rem bisa turun dan kondisi yang demikian dapat membahayakan keselamatan saat berkendara.

Yannes menyarankan pemilik mobil segera mencuci dan mengeringkan bagian bawah kendaraan yang digunakan untuk melalui genangan guna mencegah karat dan kerusakan sistem rem.

Knalpot dan filter udara juga kondisinya perlu rutin diperiksa selama musim penghujan, karena air bisa masuk melalui kedua komponen tersebut dan menyebabkan masalah serius pada mesin.

"Filter udara yang basah membuat proses pembakaran tidak sempurna, sementara knalpot yang kemasukan air bisa menimbulkan tekanan balik dan merusak sistem pembuangan," kata Yannes.​​​​​​​

Dia juga mengingatkan perlunya memperhatikan sistem kelistrikan pada kendaraan, terutama baterai (aki), kabel, dan konektor listrik.

Kelembapan yang tinggi dan masuknya air dapat menyebabkan korsleting dan kerusakan pada Electronic Control Unit (ECU).

Segel pada pintu dan komponen pelindung lain yang berfungsi untuk mencegah air masuk ke kabin dan ruang mesin juga perlu diperhatikan kondisinya.

Kerusakan seal dapat mempercepat proses korosi dan menyebabkan kerusakan di bagian dalam kendaraan.

"Seal dan baterai accu juga perlu kita cek secara rutin, karena semua komponen tersebut sangat rawan rusak saat musim hujan," kata Yannes.

Yannes menyarankan pemilik mobil tidak sembarangan menyalakan mesin setelah mobilnya kebanjiran, karena dapat menyebabkan kerusakan serius.

"Jangan coba-coba menghidupkan mesin saat kendaraan terendam banjir," katanya.

Menurut dia, menyalakan mesin kendaraan yang terendam banjir bisa memicu water hammer, masuknya air ke ruang bakar. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan piston, stang seher, dan blok mesin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Nasional
Potensi Panas Bumi Jadi And...

OJK Dorong Akses Kredit UMKM Lebih Luas

22 menit yang lalu | Lukman

Nasional
OJK Dorong Akses Kredit UMK...
Luar Negeri
Gempa Dahsyat Kolombia, 164...
Luar Negeri
Gempa Dahsyat Guncang Kolom...

Ukraina Ungkap Russia Telah Gunakan Misil Korut

37 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Ukraina Ungkap Russia Telah...
Luar Negeri
Myanmar Tingkatkan Serangan...
KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.