Tren Masa Kini: Gaya Hidup Otomotif Jadi Bagian Industri Kreatif
📅 Senin, 10 Agu 2026, 18:28 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Budaya kustom atau custome culture sejak beberapa tahun silam, telah menunjukkan fenomena yang bersinggungan dengan fesyen, komunitas, seni hingga industri kreatif yang menjadikan otomotif bukan hanya soal kendaraan melainkan membangun sebuah identitas dan gaya hidup.
“Bagi Motul, otomotif bukan hanya tentang kendaraan dan performa, tetapi juga mengenai kultur, passion, kreativitas, serta komunitas yang tumbuh di dalamnya. Melalui Kustom Kulture Beyond Borders, kami ingin menghadirkan pengalaman yang mempertemukan performa Motul dengan karakter dan semangat kustom kultur yang begitu kuat,” kata Managing Director PT Motul Indonesia Energy, Welmart Purba dalam keterangan resminya, Senin (10/8).
Dia melanjutkan bahwa hal tersebut terlihat, dari semakin beragamnya aktivitas yang mengiringi komunitas kustom ke dunia yang disebutkan sebelumnya.
Kolaborasi Motul Indonesia dan Von Dutch Indonesia melalui campaign “Kustom Kulture Beyond Borders”, menjadi salah satu gambaran bagaimana budaya tersebut berkembang.
Kerja sama yang dimulai sejak 2025 itu, menggabungkan karakter dunia otomotif dengan streetwear dan budaya kendaraan klasik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kolaborasi tersebut, budaya American Kustom Kulture, balap klasik, dan estetika vintage racing diterjemahkan melalui berbagai elemen visual seperti garasi, workshop, pinstriping, serta sejarah motorsport.
Pendekatan tersebut, dinilai dapat menunjukkan adanya pertemuan antara industri otomotif dan sektor kreatif yang memiliki audiens serupa.
Aktivasi komunitas juga menjadi bagian penting. Motul dan Von Dutch menggelar Photo Competition serta kegiatan “Sunday Cruisin’ and Museum Tour Experience at Vault Automotive Museum”.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fenomena ini juga mulai bergerak melintasi batas geografis. Kolaborasi Motul dan Von Dutch dibawa ke ajang MoonEyes Street Car Nationals di Odaiba, Jepang, yang menjadi salah satu ruang bertemunya komunitas kustom kultur dari berbagai negara.
Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa nilai ekonomi, dari budaya otomotif tidak lagi hanya berasal dari kendaraan dan komponennya.
Identitas visual, fesyen, merchandise, konten digital, hingga pengalaman komunitas turut menciptakan ruang baru bagi pelaku industri kreatif.
“Kustom Kulture Beyond Borders” pada akhirnya menjadi contoh bagaimana budaya otomotif dapat berkembang menjadi bagian dari lifestyle. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!