Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelestarian Budaya, Tim Penilai UNESCO Dorong Situs Purba di Jambi Jadi Cergam untuk Anak

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 03:00 WIB | Oleh:
Pelestarian Budaya, Tim Penilai UNESCO Dorong Situs Purba di Jambi Jadi Cergam untuk Anak Doc: Antara foto/HO-Diskominfo Kabupaten Merangin
Ket. Tim penilai saat berada di Taman Bumi Air Batu, Renah Pembarap, Merangin, Selasa (11/8).

MERANGIN - Tim penilai (evaluator) UNESCO Global Geopark mendorong pemerintah Kabupaten Merangin, Jambi menjadikan situs purba cerita bergambar (Cergam) untuk anak.

"Kekayaan alam ini harus dilestarikan dengan baik, sayangnya tak banyak informasi yang tersedia. Berpeluang dijadikan Cergam," kata tim penilai Prof. Yongmun Jeon di lokasi Taman Bumi Air Batu, Renah Pembarap, Merangin, Selasa.

Menurut dia situs Bumi Merangin memiliki nilai warisan dunia yang luar biasa. Namun masih minim informasi edukasi yang ramah bagi generasi muda maupun wisatawan awam.

Untuk itu dirinya mendorong pemerintah daerah agar mengemas sejarah geologi tersebut ke dalam bahasa yang lebih mudah dicerna anak-anak.

Seperti membuat buku cerita bergambar untuk anak-anak dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Sehingga kehadiran buku cerita bergambar diharapkan bisa menjadi media pembelajaran sekaligus memicu minat baca. Anak-anak dan masyarakat umum jadi paham bagaimana proses terbentuknya kekayaan geologi.

Senada dengan Yongmun, tim penilai lainnya, Nicolas Klee berharap potensi Geopark Merangin tidak berhenti sebagai objek wisata pemandangan semata, melainkan harus diangkat sebagai laboratorium ilmu pengetahuan.

Menurut Nicolas, kekayaan geologi ini adalah sumber ilmu pengetahuan yang luar biasa, namun sayangnya belum banyak masyarakat umum yang menyadari.

"Kebanyakan (masyarakat) berkunjung hanya karena keindahan alam, bukan karena nilai sejarah ilmu bumi (geologi). Pemkab Merangin harus mengambil langkah edukasi bagi masyarakat luas," katanya.

Saat menelusuri aliran Sungai Batang Merangin, tim evaluator disuguhkan jejak purba berumur ratusan juta tahun.

Mulai dari fosil batang pohon membatu (Araucarioxylon) dan fosil pakis purba (Pecopteris) yang tertanam tegak di tebing sungai akibat erupsi gunung berapi purba, hingga fosil fauna laut seperti kerang laut (Brachiopoda), di batuan purba berusia sekitar 290 juta tahun (Formasi Mengkarang).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Nasional
Jateng dan Otorita Jajaki P...
Nasional
OJK Dorong Akses Kredit UMK...
KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.