Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menjaga Sanitasi dan Kebersihan Kota Terutama Saat Musim Hujan

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Menjaga Sanitasi dan Kebersihan Kota Terutama Saat Musim Hujan Doc: Antara

Jakarta - Direktur Penyakit Menular WHO Kantor Regional Asia Tenggara 2018-2020, Prof Tjandra Yoga Aditama mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga sanitasi dan kebersihan kota agar tidak menjadi sumber penularan penyakit, khususnya saat musim hujan.

"Terutama saat curah hujan yang tinggi dan terjadi banjir," kata dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Sejumlah penyakit yang sering muncul saat musim hujan antara lain demam berdarah dengue (DBD), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), infeksi saluran cerna dan leptospirosis (kencing tikus) akibat banjir.

"Kita perlu waspada terhadap berbagai penyakit di musim hujan ini seperti DBD, ISPA, infeksi saluran cerna dan dampak buruk kalau terjadi banjir seperti leptospirosis dan atau kalau ada pengungsian akibat banjir dengan segala masalahnya," ujar Tjandra.

Ketua Majelis Kehormatan Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) itu meminta Dinas Kesehatan DKI terus memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat dan menjamin kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan yakni puskesmas, klinik dan rumah sakit maupun juga fasilitas kesehatan berjalan yang datang ke lokasi.

"Kalau ada barak pengungsian banjir dan atau ke rumah-rumah yang memerlukan penanganan kesehatan tetapi tidak dapat datang ke fasilitas kesehatan terdekat (juga harus siap)," kata Tjandra.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengingatkan warga agar menjaga kesehatan di musim hujan. Yakni dengan minum air cukup, konsumsi makanan bergizi dan minum vitamin, berolahraga ringan rutin serta tidur cukup agar daya tahan tubuh optimal.

Dinkes juga mengingatkan warga agar membersihkan rumah, saluran air, dan berbagai tempat yang dapat membantu perkembangan nyamuk menjadi lebih cepat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.