Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Petakan Stimulus Ekonomi Antisipasi El Nino

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 03:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemensos Petakan Stimulus Ekonomi Antisipasi El Nino Doc: Antara
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung menyalurkan bantuan tandon air bersih kepada warga di wilayah rawan kekeringan di Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (6/8/2026).

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan pemberian stimulus ekonomi serta bantuan tambahan bagi masyarakat terdampak kemarau yang dipengaruhi El Nino di berbagai daerah masih dalam tahap pemetaan dan asesmen lapangan.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengatakan tim Kemensos telah diterjunkan ke sejumlah lokasi kekeringan guna berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait dalam menentukan skema intervensi yang tepat.

“Di daerah-daerah tertentu ya sesuai hasil asesmen, sekarang kan lagi diproses ini di beberapa daerah yang memang sudah ada kekeringan. Ada tim yang datang ke sana dan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta kementerian lain untuk membantu,” kata dia.

Ketika ditanya mengenai bentuk stimulus penguatan ekonomi masyarakat apakah disalurkan dalam bentuk bantuan sosial (bansos) atau skema lain, ia menyebutkan hal tersebut bergantung hasil kajian kebutuhan di wilayah terdampak.

Namun demikian, pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, memastikan pemerintah siap memberikan dukungan serta alokasi bantuan tambahan jika situasi di lapangan memang membutuhkan penanganan cepat, khususnya masyarakat yang masuk kategori miskin-miskin ekstrem atau berada pada Desil 1-2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Khusus program perlindungan sosial reguler berupa Program Keluarga Harapan (PKH)-Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) atau sembako triwulanan yang menyasar 18,3 juta keluarga dipastikan tetap berlangsung sesuai periode penyaluran.

“(Tambahan) ya sesuai dengan program yang ada, nanti kita lihat hasil asesmennya. Tentu akan ada tambahan-tambahan memang jika dibutuhkan,” ujarnya.

Bantuan Kedaruratan

Selain merancang stimulus ekonomi, Kemensos juga merespons ancaman perluasan dampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan mendistribusikan bantuan kedaruratan secara langsung melalui jaringan sentra sosial di daerah.

Penanganan darurat tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, salah satunya memasok armada tangki air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.

Salah satu wilayah yang menjadi atensi adalah di Jawa dan sebagian besar daerah di Sumatra dan Nusa Tenggara yang dilaporkan menjadi salah satu kawasan dengan suhu udara paling panas dan paling rentan terdampak kekeringan.

Saifullah mencontohkan bahwa wilayah seperti Kabupaten Bojonegoro di Jawa Timur menjadi salah satu lokasi yang secara historis rutin mendapatkan intervensi bantuan pengiriman air bersih dari Kemensos saat musim kemarau.

“Kemensos lewat sentra-sentra kita dan Dirjen Pemberdayaan memberikan bantuan sesuai kebutuhan di daerah yang terjadi kekeringan, seperti bantuan tangki air dan bantuan lain sesuai kapasitas Kemensos,” katanya.

Terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah saat ini tengah fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah dan belum ada rencana penggantian pejabat yang gagal mengendalikan kebakaran di wilayahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Nasional
Daya Beli Melemah, Pinjol K...
Rona
Tahu Rencana Ayu Ting Ting ...

Api Kepung Habitat, 51 Orangutan Berhasil Dievakuasi

40 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Nasional
Api Kepung Habitat, 51 Oran...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.