Pendaki Muria Berhasil Diselamatkan, Jenazah di Ciremai Dievakuasi
📅 Kamis, 30 Okt 2025, 12:59 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
KUNINGAN – Dua kejadian di tempat berbeda berhasil diselesaikan petugas. Di Pegunungan Muria, Jateng, berhasil diselamatkan orang yang terjatuh. Sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat mengevakuasi temuan jasad laki-laki tanpa identitas di kawasan puncak Gunung Ciremai, Rabu (29/10).
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu mengatakan laporan penemuan itu diterima sekitar pukul 16.30 WIB dari tim Smart Patrpl, yang tengah berpatroli di jalur pendakian Linggajati kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). “Benar, telah ditemukan jasad laki-laki tanpa identitas di jalur pendakian Linggajati. Informasi awal kami terima sekitar pukul 16.30 WIB,” kata Indra di Kuningan, Kamis.
Ia menjelaskan jasad tersebut ditemukan sekitar 200 meter ke arah utara dari Puncak Linggajati, dengan koordinat UTM 213937-9237251 dan diperkirakan sudah meninggal lebih dari satu minggu. “Korban diperkirakan berusia antara 30 hingga 40 tahun dan sudah dalam kondisi meninggal sekitar satu minggu,” ujarnya.
Petugas juga menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi, seperti terminal kabel, pakaian menyerupai jas berwarna biru, dan sehelai sarung. Namun, tidak ditemukan identitas diri korban. Menindaklanjuti laporan itu, kata dia, tim gabungan dari BPBD, Balai TNGC, Polri, TNI, serta relawan pendaki segera melakukan koordinasi untuk menyiapkan proses evakuasi dari jalur Linggajati.
Ia menyebutkan rapat koordinasi tim gabungan dilaksanakan di kawasan Pos Pendakian Linggajati, Desa Cibunar, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. “Sekarang sedang dibahas teknis evakuasi, mulai dari jalur naik dan turun, peralatan yang dibutuhkan, hingga waktu pelaksanaan,” kata Indra.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, medan menuju lokasi penemuan cukup berat, karena berada di kawasan pegunungan dengan kontur curam dan vegetasi rapat, sehingga perlu perencanaan matang. BPBD Kuningan bersama tim gabungan, akan berupaya mengidentifikasi korban setelah proses evakuasi selesai. “Kami berharap identitas korban bisa segera diketahui,” ucap dia.
Pendaki Gunung Muria Selamat
Sementara itu, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bersama relawan berhasil evakuasi pendaki yang terpeleset dan jatuh di jurang pada jalur pendidikan Pegunungan Muria di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (28/10) malam.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pendaki yang berhasil dievakuasi dan selamat bernama Evan Maulana (18) asal Desa Rejosari, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Eko Hari Djatmiko di Kudus, Rabu. Ia menduga penyebab jatuhnya korban karena kurangnya konsentrasi saat pendakian dan cuaca juga tidak mendukung karena sedang turun hujan. "Korban berhasil di evakuasi dalam keadaan selamat dan tidak mengalami luka," ujarnya.
Adapun kronologis kejadian, kata dia, berawal dari laporan yang diterima petugas piket Kudus Siaga 112 terkait adanya pendaki yang jatuh di puncak Bayangan MT Natasangin pada pukul 17.30 WIB di bawah puncak bayangan.
Informasi korban terjatuh, kata dia, berawal dari WhatsApp (WA) korban kepada rekannya pada pukul 19.30 WIB yang menyampaikan informasi bahwa dirinya mengalami insiden terperosok jatuh ke dalam jurang. Lalu rekannya yang bernama Hilmi tersebut, lanjut dia, mengabarkan kepada petugas untuk meminta bantuan agar dievakuasi.
Lantas korban dinyatakan hilang oleh Basecamp Natasangin pada pukul 23.00 WIB kemudian mengabarkan informasi hilangnya survivor kepada Kudus Siaga 112. Kudus Siaga menerjunkan tiga tim gabungan, kata dia, pada tim satu berjumlah delapan orang diberangkatkan menuju ke tempat kejadian perkara pada pukul 24.00 WIB melalui jalur atas.
Kemudian disusul tim dua berjumlah empat orang pada pukul 03.15 WIB menyisir melalui jalur bawah dan tim tiga pada pukul 04.50 WIB membawa peralatan tambahan, menyusul Tim 1 yang lebih dahulu sampai di titik perkiraan jatuhnya korban di kedalaman 70-90 meter. Pada pukul 03.15 WIB survivor sempat saling memberi kabar melalui panggilan/teriakan dan komunikasi dengan team satu tepat di bawah puncak bayangan.
Lantas survivor berhasil dievakuasi oleh Tim 1 dan 3 pada hari ini (29/10) pukul 05.40 WIB dengan metode penarikan katrol secara manual dan dibawa turun Basecamp Natasangin. Bupati Kudus Sam'ani Intakoris saat berkunjung ke kantor BPBD Kudus pada Rabu (29/10) pagi juga melihat dokumentasi penyelamatan pendaki yang sempat terjatuh dan selamat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!