Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Hektar Lahan di Rejang Lebong Menjadi Lokasi Cetak Sawah Rakyat

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 23:55 WIB | Oleh:
Ratusan Hektar Lahan di Rejang Lebong Menjadi Lokasi Cetak Sawah Rakyat Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Suradi Ripai.

Rejang Lebong - Sebanyak 604 hektare lahan perkebunan di Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu bersiap sepenuhnya menjadi lokasi program pemerintah pusat berupa Cetak Sawah Rakyat (CSR) di wilayah itu.

"Ratusan hektare itu milik warga Desa Tanjung Gelang dan Desa Sukarami,  di Kecamatan Kota Padang sebagai pusat CSR," kata Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Suradi Ripai saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu.

Ia menjelaskan, warga di kedua desa itu sangat mendukung program itu sehingga mereka suka rela menyerahkan tanah mereka yang berisi tanaman sawit, buah durian dan kopi untuk dicetak menjadi sawah.

Ia menyebutkan, sebenarnya total luas lahan untuk program itu adalah 1.075 hektare, tetapi yang mampu dipenuhi seluas itu dan sisanya 487 hektare akan dilaksanakan di beberapa kecamatan lainnya, di Kabupaten Rejang Lebong.

"Lahan di Kecamatan Kota Padang ini tersebar di Desa Tanjung Gelang seluas 587,3 hektare dan 16,7 hektare di Desa Sukarami," katanya.

Sementara itu, terkait luas lahan lainnya pada beberapa kecamatan, katanya, setelah dilakukan survei investigasi desain (SID) ternyata tidak ditemukan adanya lahan yang satu hamparan.

Ia memberikan contoh, lahan di Desa Belumai I dan Belumai II di Kecamatan Padang Ulak Tanding dengan perkiraan seluas 300 hektare untuk program itu, ternyata setelah SID, hanya beberapa hektare saja dan tidak dalam satu hamparan.

"Itulah salah satu latar alasan mengapa kedua warga desa itu siap menyerahkan lahan perkebunan mereka untuk dijadikan sawah baru," katanya.

Namun, lanjutnya, mereka meminta dibuatkan jaringan pipa untuk pengairan ke calon sawah baru itu karena tidak ada irigasi di daerah itu.

"Jadi, nantinya sistem pengairannya akan menggunakan jaringan pipa yang airnya diambil dari kawasan hutan di wilayah itu," katanya menegaskan.

Menurut Suradi, pengerjaan pencetakan sawah baru seluas 604 hektare di Kecamatan Kota Padang saat ini sudah mencapai 300 hektare dan diperkirakan beberapa pekan ke depan sudah bisa rampung, sehingga bisa dilanjutkan pembukaan dan pencetakan 487 hektare sisanya.

Dia berharap program CSR yang diterima Kabupaten Rejang Lebong ini nantinya bisa cepat rampung sehingga akan meningkatkan produksi padi di wilayah itu serta bertambahnya luas sawah baku tersebar dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong.

Luas sawah di Rejang Lebong kini tinggal 3.567,29 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.