Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WHO: Gangguan Neurologis Jadi Penyebab Utama Penyakit dan Disabilitas Global

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 22:32 WIB | Oleh:
WHO: Gangguan Neurologis Jadi Penyebab Utama Penyakit dan Disabilitas Global Doc: AFP

JENEWA - Kondisi neurologis memengaruhi lebih dari 40 persen populasi global atau lebih dari 3 miliar orang, demikian disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Beban gangguan neurologis yang terus meningkat bertanggung jawab atas lebih dari 11 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya, kata laporan WHO berjudul "Laporan status global tentang neurologi" (Global status report on neurology) yang dirilis pada Selasa (14/10).

Kurang dari satu dari tiga negara di dunia memiliki kebijakan nasional untuk menangani beban gangguan neurologis yang terus meningkat, ungkap peringatan WHO.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa kondisi neurologis yang berkontribusi paling banyak terhadap kematian dan disabilitas per 2021 meliputi strok, ensefalopati neonatal, migrain, penyakit Alzheimer dan demensia lainnya, meningitis, epilepsi idiopatik, komplikasi neurologis terkait kelahiran prematur, gangguan spektrum autisme, dan kanker pada sistem saraf.

Negara-negara berpenghasilan rendah memiliki jumlah ahli saraf 80 kali lebih sedikit dibandingkan negara-negara berpenghasilan tinggi meski beban penyakit-penyakit itu tinggi, sebut WHO, seraya menambahkan bahwa banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah tidak memiliki rencana nasional, anggaran, maupun tenaga kerja yang memadai. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Mau Suvenir dari Istana? In...
Jakarta Fair 2026 Tebar Hadiah Undian Fantastis: 2 Unit Mobil dan 24 Motor Siap Dibagikan

Jakarta Fair 2026 Tebar Hadiah Undian Fantastis: 2 Unit Mobil dan 24 Motor Siap Dibagikan

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.