Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kekerasan Anak, Arifah Fauzi Ajak Orang Tua Bangun Kedekatan dan Awasi Penggunaan Gawai

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 11:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kekerasan Anak, Arifah Fauzi Ajak Orang Tua Bangun Kedekatan dan Awasi Penggunaan Gawai Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi berpidato dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Jauhar Yasfi, di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengimbau para orang tua agar kembali membangun kedekatan dengan anak dan melakukan pendampingan dalam penggunaan gawai, terutama untuk mencegah kekerasan terhadap anak.

"Dari yang tercatat di Kementerian PPPA, hampir 90 persen kasus kekerasan yang dilakukan maupun dialami oleh anak dipengaruhi oleh penggunaan gawai dan media sosial tanpa pengawasan yang tepat. Maka orang tua perlu memberi contoh yang baik dan mendampingi dengan penuh perhatian, maka anak akan tumbuh dengan perilaku dan karakter yang baik," ujar Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Hal itu dikatakannya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Jauhar Yasfi, di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Arifah Fauzi, tantangan besar yang dihadapi keluarga modern saat ini adalah meningkatnya ketergantungan anak terhadap gawai dan media sosial. Kemudian kurangnya pendampingan dan komunikasi orang tua pada anak dapat mempengaruhi pola pengasuhan dalam keluarga.

"Banyak orang tua mengeluh merasa kesulitan mengasuh atau mendidik anak. Ya susah, karena kedekatan emosional dengan anak sangat minim kurang dibangun. Fenomena sekarang, anak yang rewel dibujuk dengan gawai, kalau tidak mau makan, dikasih gawai. Akibatnya, komunikasi dan kedekatan antara orang tua dan anak semakin berkurang. Belum terlambat, (kecanduan gawai) mesti dicegah karena dapat menimbulkan dampak negatif bagi tumbuh kembang anak," kata Menteri Arifatul Fauzi.

Menteri PPPA menekankan peringatan Maulid Nabi dapat dimaknai sebagai momentum penting bagi perempuan Indonesia untuk meneladani nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun keluarga yang beriman, berakhlak mulia, dan berdaya, serta memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan karakter anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Luar Negeri
Rwanda Kebut Percepatan Per...
Nasional
Menteri UMKM Dorong Perluas...

Menteri Ekraf Dukung Pengembangan “Board Game”

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menteri Ekraf Dukung Pengem...
Olahraga
Duel Persija vs Persib Dija...
Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

Jorge Messi Meninggal di Usia 68 Tahun , Sosok Penting di Balik Kesuksesan Lionel

09 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.