Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu Optimistis Ekonomi Desember 2025 Terdongkrak Insentif Pemerintah Jelang Nataru

📅 Senin, 15 Des 2025, 18:45 WIB | Oleh:
Menkeu Optimistis Ekonomi Desember 2025 Terdongkrak Insentif Pemerintah Jelang Nataru Doc: Instagram/purbayayudhi_official
Ket. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis daya dorong ekonomi pada triwulan keempat. Khususnya, pada Desember 2025 ini. Menurut dia, daya dorong ekonomi akan meningkat seiring implementasi berbagai insentif pemerintah menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal ini disampaikan Menkeu Purbaya usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/12).

Menurut dia, penguatan ekonomi turut ditopang oleh penyaluran bantuan langsung tunai sementara (BLTS) Sejahtera senilai Rp31 triliun.

“Hingga saat ini penyerapan BLTS sudah mencapai lebih dari Rp29 triliun dan sisanya masih dalam proses penyaluran ke masyarakat,” kata P Menkeu urbaya.

Ia meyakini, realisasi bantuan tersebut akan memberikan dampak positif terhadap konsumsi masyarakat. Menkeu Purbaya menilai, daya dorong ekonomi tahun ini lebih daibanding tahun lalu.

“Sampai sekarang sudah Rp29 triliun lebih, jadi tinggal sedikit lagi yang disalurkan ke masyarakat. Harusnya sih triwulan keempat bulan Desember ini daya dorong ekonomi lebih bagus dibanding tahun lalu,” ujar dia.

Terkait libur akhir tahun, Menkeu Purbaya menyebut pemerintah telah mengumumkan berbagai subsidi transportasi, antara lain untuk kereta, jalan tol, kapal laut, dan pesawat. Kebijakan ini ditujukan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode liburan Nataru.

Menurut dia, insentif tersebut telah diperhitungkan dalam anggaran dan perlu terus disosialisasikan ke publik agar masyarakat semakin mengetahui adanya dukungan pemerintah terhadap program liburan akhir tahun.

“Mudah-mudahan insentif ini bisa membantu masyarakat dan turut menggerakkan aktivitas ekonomi,” kata dia.

Mengenai rapat terbatas dengan Presiden, Menkeu Purbaya menjelaskan pembahasan difokuskan pada kondisi ekonomi terkini. Ia menilai secara umum situasi ekonomi menunjukkan perbaikan. Meskipun, diakuinya, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dikonsolidasikan.

“Situasi ekonomi terkini semuanya membaik. Ada sedikit kelemahan, tapi saya lihat ada perbaikan ke depan. Ada beberapa anggaran yang mungkin belum lancar, tapi akan dikonsolidasikan supaya lebih lancar lagi sehingga perputaran uang di sistem ekonomi semakin optimal,” ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.