Mamasa Diguyur Rp40 Miliar, Gubernur Suhardi Duka Ungkap Nasib Jalan Rusak dan Alasan Hapus Dana Hibah
📅 Jumat, 06 Mar 2026, 05:30 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar
MAMUJU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi mengucurkan anggaran sebesar Rp40 miliar untuk akselerasi pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Mamasa pada tahun anggaran 2026. Dalam safari Ramadhan di Kecamatan Mambi, Kamis (5/3),
Gubernur Sulbar Suhardi Duka menegaskan komitmennya untuk menutup celah pembangunan di tingkat kabupaten meski kondisi fiskal daerah tengah mengalami tekanan. Di tengah kebijakan efisiensi yang menghapus pos anggaran hibah rumah ibadah tahun ini, Gubernur mengajak masyarakat tetap solid menjaga harmoni dan kemandirian demi ketahanan ekonomi wilayah.
"Tahun ini, kami alokasikan Rp40 miliar untuk pembangunan jalan dan kebutuhan lainnya di Kabupaten Mamasa," kata Gubernur Sulbar Suhardi Duka, pada rangkaian safari Ramadhan di Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Kamis (5/3).
Gubernur menegaskan bahwa pembangunan provinsi dan kabupaten merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
"Antara provinsi dan kabupaten itu satu kesatuan. Membangun provinsi berarti membangun kabupaten, dan membangun kabupaten juga berarti membangun provinsi," ujar Suhardi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan bahwa indikator pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan, hingga angka kemiskinan dihitung secara kolektif dari seluruh kabupaten, sehingga pemerintah provinsi hadir untuk menutup celah pembangunan yang belum mampu dijangkau pemerintah kabupaten.
"Penempatan pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan daerah berdasarkan usulan pemerintah kabupaten. Prinsipnya, kita memikul beban pembangunan ini secara bersama-sama," jelas Suhardi.
Gubernur juga mengibaratkan kehidupan masyarakat sebagai beban yang harus dipikul dalam berbagai aspek, mulai dari konsumsi, pendidikan, kesehatan hingga transportasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemerintah hadir untuk mengambil sebagian beban rakyat, terutama bagi masyarakat yang sudah tidak mampu lagi memikulnya," katanya.
Ia mencontohkan peran pemerintah melalui pemberian beasiswa pendidikan, jaminan kesehatan, bantuan sosial, hingga bantuan pangan sebagai bentuk nyata kehadiran negara.
Meski demikian, Suhardi mengingatkan bahwa pemerintah memiliki keterbatasan sehingga diperlukan kerja sama dan kemandirian masyarakat.
"Pemerintah akan selalu hadir sesuai kemampuan yang dimiliki, namun masyarakat juga perlu berusaha bersama-sama menghadapi tantangan," ujarnya
Gubernur menyampaikan dirinya terus memantau kondisi infrastruktur di berbagai wilayah Sulbar, termasuk jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan.
"Saya selalu memantau kondisi di daerah. Jika ada kebutuhan mendesak, pemerintah provinsi siap turun membantu penyelesaiannya," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!