Dua Jam Berbincang, Jokowi dan Prabowo Bahas Isu Kebangsaan di Kertanegara
📅 Minggu, 05 Okt 2025, 13:32 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Sekretariat Negara
JAKARTA — Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan tertutup di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan dua pemimpin itu berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung selama sekitar dua jam. Ia mengatakan, banyak hal dibahas dalam pertemuan itu, mulai dari urusan silaturahmi hingga pembicaraan soal arah kebangsaan.
“Banyak. Yang pertama memang silaturahmi di antara dua pemimpin, Presiden ke-7 dan Presiden ke-8,” ujar Prasetyo di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).
Menurut Prasetyo, hubungan antara Prabowo dan Jokowi selama ini memang berjalan akrab. Jika Prabowo sedang melakukan kunjungan ke Jawa Tengah, biasanya ia menyempatkan diri untuk mampir ke kediaman Jokowi.
Namun kali ini, momen pertemuan terjadi sebaliknya karena Jokowi sedang berada di Jakarta. “Kebetulan Pak Jokowi sedang di Jakarta, jadi beliau sowan ke rumah Pak Prabowo. Mereka janjian makan siang bersama,” jelas Prasetyo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain makan siang, keduanya juga berbincang cukup lama mengenai isu-isu strategis bangsa. Prasetyo menyebut, topik pembicaraan mencakup berbagai persoalan nasional, termasuk arah kebijakan pemerintahan ke depan.
“Tentu banyak hal yang dipercakapkan mengenai masalah-masalah kebangsaan. Termasuk memberikan masukan ke depan sebaiknya seperti apa untuk beberapa hal,” tutur Prasetyo.
Meski tidak merinci secara spesifik apa saja yang dibahas, Prasetyo memastikan bahwa Jokowi turut memberikan sejumlah masukan kepada Prabowo. “Kurang lebih dua jam pertemuan di antara dua pemimpin,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertemuan ini menjadi salah satu momen penting karena berlangsung setelah beberapa waktu Jokowi tidak muncul di ruang publik. Banyak pihak menilai pertemuan tersebut menunjukkan kesinambungan komunikasi antara dua pemimpin yang pernah berkompetisi di pilpres namun kini berada dalam satu garis politik pemerintahan.
Suasana pertemuan disebut berlangsung santai namun penuh makna. Jokowi dan Prabowo duduk berdua tanpa kehadiran pejabat lain, membahas berbagai isu nasional yang menyangkut kepentingan rakyat dan arah pembangunan Indonesia ke depan.
Meski bersifat tertutup, pertemuan ini memunculkan spekulasi mengenai koordinasi kebijakan antara dua era kepemimpinan. Namun pihak Istana memastikan bahwa pertemuan tersebut murni silaturahmi dan bukan pertemuan politik formal.
Kedekatan antara Jokowi dan Prabowo sudah terlihat sejak masa transisi pemerintahan usai Pemilu 2024. Jokowi bahkan disebut kerap memberi masukan terkait strategi pembangunan nasional dan arah diplomasi Indonesia di tengah dinamika global.
Dengan berlangsungnya pertemuan tersebut, hubungan kedua tokoh bangsa ini dinilai semakin solid dan harmonis. Banyak kalangan menilai kedekatan ini sebagai simbol stabilitas politik nasional serta keberlanjutan pembangunan yang tengah dijalankan pemerintahan Prabowo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!