Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Jakarta Barat Angkut Lapak PKL Liar di Kembangan

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 07:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Jakarta Barat Angkut Lapak PKL Liar di Kembangan Doc: ANTARA
Ket. Petugas gabungan Pemerintah Kota Jakarta Barat mengangkut tujuh lapak pedagang kaki lima (PKL) liar di Jalan Kembangan Baru, Kelurahan Kembangan Utara, dan Jalan Pesanggrahan, Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Rabu (5/8/2026).

JAKARTA – Petugas gabungan Pemerintah Kota Jakarta Barat (Jakbar) mengangkut tujuh lapak pedagang kaki lima (PKL) liar di kawasan Jalan Kembangan Baru, Kelurahan Kembangan Utara, dan Jalan Pesanggrahan, Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan.

Camat Kembangan, M Fahmi Karsawijaya, ​​​​mengatakan lapak-lapak PKL itu kerap dikeluhkan warga lantaran menempati badan trotoar sebagai lokasi berjualan. 

"Penertiban ini bagian dari operasi Bulan Tertib Trotoar (BTT) di wilayah Kecamatan Kembangan, upaya menjaga ketertiban, kerapihan dan kebersihan lingkungan. Selain itu, keberadaan PKL dan parkir liar rawan memicu kemacetan," kata Fahmi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (06/8).

Selain penertiban PKL yang kedapatan mengokupasi trotoar, petugas juga melakukan penyisiran terhadap kendaraan yang parkir sembarangan di kedua lokasi tersebut.

"Ada enam kendaraan roda dua yang kedapatan parkir di bahu jalan, (tindakannya) digembos dan diberikan sanksi teguran," ujar Fahmi.

Pihaknya pun berharap penertiban itu dapat memberikan efek jera dan edukasi kepada masyarakat agar tidak memanfaatkan trotoar serta bahu jalan untuk berdagang. 

Pemilik kendaraan juga diimbau agar tidak parkir sembarang dan mematuhi aturan parkir di lokasi sesuai peruntukan.

"Kami mengimbau pemilik kendaraan roda empat atau roda dua agar tidak parkir sembarangan. Selain melanggar aturan, parkir sembarangan merugikan kepentingan umum karena potensial memicu kemacetan dan kenyamanan," tutur Fahmi.

Terkait parkir sembarangan, Kepala Satpel Perhubungan Kecamatan Kembangan Dedi Setiadi menegaskan pihaknya menggencarkan operasi penertiban terhadap kendaraan yang parkir sembarangan serta parkir liar.

"Hari ini, kami melakukan kegiatan operasi cabut pentil. Lokasi penertiban di titik-titik rawan parkir sembarangan di wilayah Kembangan, Jakarta Barat," ungkap Dedi. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Macet Parah, Ketapang-Banyuwangi Antrean Mengular 12 Kilometer

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Macet Parah, Ketapang-Banyu...
Luar Negeri
Baku Tembak Dua Badan Intel...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.