Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara Tetap Optimal, meski di Musim Kemarau

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 07:25 WIB | Oleh:
Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara Tetap Optimal, meski di Musim Kemarau Doc: antara foto
Ket. Pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara tetap maksimal di musim kemarau.

AMUNTAI - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) Syamsir Rahman menilai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tetap mampu mewujudkan optimalisasi pertanian meski memasuki musim kemarau.

"Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten HSU dan petani yang tetap gigih menjaga produktivitas pertanian meski cuaca sedang tidak mendukung bagi daerah lain," kata dia di Amuntai, Rabu (5/8).

Dia menuturkan, kemampuan HSU dalam menjaga kelangsungan masa tanam di kondisi curah hujan yang terbatas menunjukkan pengelolaan pertanian yang terencana dan adaptif.

Hal ini menjadi modal kuat HSU sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Selatan.

Syamsir mengakui kondisi kontur tanah lahan basah menjadi anugerah tersendiri bagi Kabupaten HSU yang wilayahnya sebagian besar merupakan kawasan rawa lebak.

‎Dia pun berharap agar para petani dapat terus bersemangat dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

"Patut kita banggakan HSU menjadi kabupaten penyuplai produksi padi yang luar biasa, yakni 84 ribu ton di tahun 2025,” ungkap Syamsir.

Atas kontribusi HSU tersebut, Kalimantan Selatan menjadi nomor satu penyumbang terbesar hasil panen padi untuk regional Kalimantan, yakni 1,2 juta ton.

Bupati HSU H Sahrujani menyampaikan dukungan provinsi menjadi penyemangat bagi pihaknya untuk terus memaksimalkan berbagai program pertanian.

Pihaknya juga terus menyalurkan pemberian alat-alat pendukung produksi pertanian dan pendampingan petani agar hasil panen tetap terjaga sepanjang tahun.

"Kami fokus merealisasikan target 17.712 hektare lahan tanam padi tahun ini," tambahnya.
.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Megapolitan
Pemprov Banten Beri Bantuan...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.