Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangkalpinang Tangkal Penyebaran LGBT

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 07:17 WIB | Oleh:
Pangkalpinang Tangkal Penyebaran LGBT Doc: antara foto
Ket. Wali Kota Pangkalpinang Saparudin di Pangkalpinang, Rabu (5/8).

PANGKALPINANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berupaya menangkal dan mencegah penyebaran perilaku Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) melalui pembinaan mental bagi masyarakat.

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin di Pangkalpinang, Rabu (5/8), mengatakan pembinaan mental diberikan melalui kegiatan keagamaan, pendidikan dan sosial agar masyarakat tidak terjebak dalam perilaku LGBT.

“Makanya kita selalu melaksanakan pembinaan mental secara rutin kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial, baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah kota, pembinaan mental di tempat-tempat ibadah, maupun melalui kegiatan pendidikan,” ujarnya.

Ia menegaskan upaya pembinaan mental merupakan upaya penguatan nilai moral, sosial dan keagamaan bagi kehidupan bermasyarakat.

Pemerintah pusat menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2025-2029 yang mencantumkan penyebaran budaya Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer (LGBTQ) sebagai ancaman negara nonmiliter.

Menurut dia, saat ini pihaknya akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait isu LGBT.

“Kita mengikuti pemerintah pusat bila melarang kita juga melarang dan akan mensosialisasikan kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan Pemkot Pangkalpinang gencar mencegah penyebaran perilaku LGBT melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai dampak dan bahaya LGBT yang tidak sesuai dengan ajaran dan norma agama serta kebudayaan masyarakat.

Salah satu ancaman besar dari perilaku LGBT adalah meningkatnya risiko penularan infeksi menular seksual HIV/AIDS.

Ia menambahkan penderita baru HIV di Kota Pangkalpinang didominasi kelompok lelaki seks lelaki (LKL) atau homoseks karena perilaku seksual yang tidak sehat. Sebanyak 62 dari 111 kasus infeksi baru HIV didominasi LKL.

"Kasus infeksi baru HIV di Kota Pangkalpinang, atau angka kasus tertinggi se-Provinsi Bangka Belitung didominasi homoseks, sehingga diperlukan sinergitas lintas sektoral dan masyarakat untuk menekan penularan virus HIV/AIDS ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Luar Negeri
Trump Tolak Pembentukan Lem...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.