Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Meningkatkan Peran Masyarakat untuk Mencegah Karhutla

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 17:05 WIB | Oleh:
Meningkatkan Peran Masyarakat untuk Mencegah Karhutla Doc: Antara

Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) meningkatkan peran masyarakat setempat dalam upaya mencegah bencana alam, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Upaya ini kami lakukan melalui sosialisasi pencegahan dan penanggulangan karhutla dengan sasaran puluhan masyarakat di wilayah Kecamatan Pahandut," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi di Palangka Raya, Jumat.

Alasannya, kata dia,  karena masih maraknya kejadian kebakaran lahan saat kemarau tiba. Apalagi Kecamatan Pahandut merupakan wilayah di Kota Palangka Raya dengan penduduk terbanyak di banding empat kecamatan lainnya.

Dia mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kota Palangka Raya, total luas hutan dan lahan yang terdampak kebakaran sejak Januari hingga awal Agustus 2025 mencapai 23,30 hektare, dan tersebar di sejumlah kecamatan.

Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah dengan jumlah kejadian karhutla terbanyak, yakni 47 kasus dengan total luas lahan terbakar mencapai 8,43 hektare.

Selanjutnya, Kecamatan Sebangau sebanyak 23 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 7,84 hektare.

Di Kecamatan Pahandut lanjutnya, tercatat terjadi empat kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar 3,68 hektare.

Sementara di Kecamatan Bukit Batu, terjadi tiga kejadian dengan luas lahan terdampak sebesar 3,35 hektare. Adapun Kecamatan Rakumpit menjadi satu-satunya wilayah yang nihil kejadian karhutla sepanjang tahun ini.

"Untuk itu, sosialisasi ini kami laksanakan juga untuk meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi karhutla," katanya.

Menurutnya, karhutla sering kali terjadi akibat ulah manusia, baik disengaja maupun karena kelalaian.

“Masyarakat harus berperan aktif dengan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ucapnya.

Lebih lanjut dirinya mengajak semua pihak, termasuk aparat kelurahan dan kecamatan, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha, untuk mengambil peran aktif dalam kampanye pencegahan karhutla.

Ia mengingatkan pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

“Perlu terus kita ingatkan bahwa membuka lahan dengan cara membakar bukanlah solusi yang bijak. Justru itu akan menimbulkan masalah baru dan berpotensi memicu bencana,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Keiko Fujimori Siap Menjaba...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

SAR Gabungan Evakuasi 6 Mahasiswa dari Medan Curam Goa Kalibbong Alloa

SAR Gabungan Evakuasi 6 Mahasiswa dari Medan Curam Goa Kalibbong Alloa

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.