Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Karhutla, Polisi Edukasi Warga Muara Enim Lewat Program Subuh Keliling

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 18:40 WIB | Oleh:
Cegah Karhutla, Polisi Edukasi Warga Muara Enim Lewat Program Subuh Keliling Doc: Polri
Ket. Polda Sumatera Selatan melalui Polres Muara Enim memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan pendekatan langsung kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan Polsek Lawang Kidul melalui program SULING atau Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa BTN Keban Agung, Dusun IV, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Minggu (13/9/2026).

JAKARTA - Polda Sumatera Selatan melalui Polres Muara Enim terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan pendekatan langsung kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan Polsek Lawang Kidul melalui program SULING atau Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa BTN Keban Agung, Dusun IV, Desa Keban Agung, Kecamatan Lawang Kidul, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.30 WIB tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus komunikasi antara personel kepolisian dan jemaah masjid. Dalam kesempatan itu, polisi mengajak warga ikut menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan yang dapat memicu kebakaran lebih luas.

Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra mengatakan pendekatan melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu cara untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Karhutla. Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan warga yang sehari-hari berada dekat dengan lingkungan sekitar.

"Pencegahan Karhutla harus dilakukan bersama-sama. Melalui Subuh Keliling, personel tidak hanya bersilaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga menyampaikan secara langsung pentingnya menjaga lingkungan dan tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar," ujar Hendri.

Hendri menilai masyarakat memiliki peran penting karena warga menjadi pihak yang paling dekat dengan kondisi lingkungan di wilayahnya masing-masing. Oleh sebab itu, masyarakat diminta segera memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas pembakaran lahan atau melihat adanya potensi Karhutla.

"Kami mengharapkan masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan. Apabila melihat adanya pembakaran lahan atau potensi Karhutla, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas, Polsek terdekat atau melalui Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti," tambahnya.

Selain memberikan edukasi mengenai pencegahan Karhutla, personel Polsek Lawang Kidul turut menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga diajak menghidupkan kembali semangat jaga warga, meningkatkan kegiatan siskamling, serta mewaspadai tindak pidana 3C, terutama pencurian kendaraan bermotor.

Masyarakat juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan ketika memarkir kendaraan di lingkungan rumah maupun tempat umum. Penggunaan kunci tambahan dan pemilihan lokasi parkir yang aman dianjurkan sebagai langkah sederhana untuk mengurangi risiko pencurian kendaraan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya menegaskan edukasi mengenai pencegahan Karhutla akan terus dilakukan melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Menurutnya, penyampaian pesan secara langsung dapat menjadi bagian penting dari strategi pencegahan selain kegiatan patroli di wilayah rawan.

"Upaya pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan melalui patroli di wilayah rawan, tetapi juga melalui edukasi yang terus diperkuat. Subuh Keliling menjadi salah satu sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan tersebut sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat," ujarnya.

Melalui program Subuh Keliling, kepolisian berharap kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan semakin meningkat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan warga dalam menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.