Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kebakaran dan Longsor, Pemkot Tangsel Lakukan Pengurukan Timbunan Sampah TPA Cipeucang

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 19:40 WIB | Oleh:
Cegah Kebakaran dan Longsor, Pemkot Tangsel Lakukan Pengurukan Timbunan Sampah TPA Cipeucang Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Foto udara sampah yang menggunung di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

TANGERANG SELATAN, BANTEN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, meningkatkan langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran lahan di kawasan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Cipeucang dengan melakukan pengurukan untuk menutup timbunan sampah, sekaligus mencegah potensi longsor.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan sekitar 70 persen area telah dilakukan pengurukan serta pengawasan di kawasan tersebut melalui penjagaan selama 24 jam.

Tujuannya adalah agar kawasan tersebut bebas dari aktivitas masyarakat yang melakukan pembakaran dan berdampak besar. “Jangan sampai ada aktivitas masyarakat di sekitar lingkungan Cipeucang, terutama pembakaran sampah,” ucap Wakil Wali Kota Pilar dalam keterangannya di Tangerang, Minggu (13/9).

Selain itu Pemkot Tangsel memastikan koordinasi lintas instansi dan langkah pencegahan terus dilakukan untuk menjaga keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat.

Sementara itu dalam penanganan kekeringan, Pemkot Tangsel terus melakukan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak. Hingga 8 September 2026 distribusi air bersih telah mencapai 943.950 liter.

20260913193839_1789130211_1.jpg

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan saat memberikan arahan terkait pencegahan kebakaran di TPA Cipeucang. (Antara/HO-Pemkot Tangsel)

"Penyaluran tersebut dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekeringan," ujarnya.

Terkait dampak abu vulkanik, Pemkot Tangsel telah melakukan penyemprotan jalan sebagai bagian dari dust suppresion di sejumlah wilayah. Selain itu pembagian masker dilakukan melalui Dinas Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan, seperti puskesmas, posyandu, serta kegiatan Ngider Sehat.

"PMI Kota Tangerang Selatan juga turut membagikan ribuan masker kepada masyarakat di tujuh kecamatan," ujarnya.

Sedangkan sebaran abu vulkanik, berdasarkan informasi per 10 September 2026, aktivitas Gunung Anak Krakatau telah mengalami penurunan secara drastis.

“Alhamdulillah, aktivitas Gunung Anak Krakatau sudah turun secara drastis. Mudah-mudahan ke depannya bisa reda,” ujar Pilar Saga Ichsan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Daerah
Dua Sosok Mayat dari Dalam ...
Olahraga
Arema FC Ditahan Imbang Bha...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.