Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Akhirnya Bromo Hillside Selamat dari Api, Angin Kencang Paksa Pemadaman Optimalkan Jalur Darat

28 Minggu, 13 Sep 2026, 19:12 WIB | Oleh:
Akhirnya Bromo Hillside Selamat dari Api, Angin Kencang Paksa Pemadaman Optimalkan Jalur Darat Akhirnya Bromo Hillside Selamat dari Api, Angin Kencang Paksa Pemadaman Optimalkan Jalur Darat Doc: Istimewa
Ket. Bromo Hillside adalah destinasi wisata populer berkonsep resto dan menara pemantau dengan panorama 360 derajat yang terletak di jalur masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

MALANG - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Gunung Bromo yang sempat membesar dan mendekati lokasi obyek wisata Bromo Hillside di kawasan Jemplang, Ngadas Malang, Sabtu malam, pada Minggu (13/9) telah padam.

Bromo Hillside adalah destinasi wisata populer berkonsep resto dan menara pemantau dengan panorama 360 derajat yang terletak di jalur masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana mencekam di area wisata Bromo Hillside, dengan sejumlah orang berlarian sambil berteriak ketakutan meninggalkan area restoran saat asap menyelimuti dan kobaran api tampak telah mendekati area tersebut.

Upaya pemadaman api dilakukan Tim Gabungan dengan menggunakan tangki air pemadam kebakaran yang melibatkan Tim BPBD Jatim, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), BPBD Kabupaten Malang, TNI, Polri, Manggala Agni dan masyarakat setempat.

Hingga Minggu sore, titik api yang tersisa berada di kawasan Jemplang, Watu Gede dan Gunung Kursi. Upaya pemadaman di sejumlah titik itu terkendala lokasi yang jauh dan medan yang terjal.

Guna memastikan kondisi Karhutla di kawasan Gunung Bromo, Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto juga melakukan penyisiran titik api, mulai dari kawasan lautan pasir, Bukit Teletubbies, Watu Gede hingga kawasan akses jalan Jemplang.

Langkah itu dilakukan mengingat pemadaman lewat jalur udara melalui helikopter water bombing tidak bisa dilakukan akibat kondisi cuaca, yakni, angin kencang dan abu vulkanik Gunung Semeru yang mengarah ke wilayah Ranupani.

"Sebagaimana imbauan kewaspadaan dari BMKG, saat ini di sejumlah daerah, termasuk di kawasan Bromo ini sedang terjadi angin kencang yang kecepatannya mencapai 19 knot. Dengan kecepatan ini, operasi water bombing tidak bisa kita lakukan," ujarnya.

Berdasar rilis BMKG, selama 3 hari ini masyarakat Jatim memang diimbau untuk  mewaspadai angin kencang yang kecepatan maksimalnya bisa mencapai 48 Km/jam. Padahal normalnya, kecepatan angin antara 10-20 Km/jam.

"Yang perlu juga diwaspadai dari angin kencang ini adalah bara api yang belum benar-benar padam, bisa menyala lagi akibat hembusan angin yang kencang," pesannya.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijatna Tjahja di tempat yang sama juga mengatakan, sejak Sabtu (12/9) kemarin, pihaknya telah memutuskan menutup semua jalur wisata di kawasan Gunung Bromo. 

Penutupan itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak buruk Karhutla bagi kesehatan dan keselamatan pengunjung Gunung Bromo. 

"Karena asap dan partikel-partikel benda yang terbakar bisa mengganggu kesehatan pengunjung dan gangguan jarak pandang juga bisa berdampak pada keselamatan pengunjung," terangnya.

Sementara, berdasar data Pusdalop BPBD Jatim, dalam penanganan Karhutla Gunung Bromo dua hari sebelumnya, Tim BPBD Jatim telah melakukan water bombing sebanyak 32 kali dengan rincian, 17 kali dilakukan pada Jumat (11/9) dan 15 kali pada Sabtu (12/9), dengan air yang dicurahkan sebanyak 32.000 liter. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemnaker Verifikasi Mitra M...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Lippo Village Tangerang Digeruduk Warga Menuntut Transparansi

Lippo Village Tangerang Digeruduk Warga Menuntut Transparansi

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.