Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polemik Data Desil DTSEN Bermasalah, Pemkab Bogor Langsung Turun Tangan Evaluasi Aduan Masyarakat

25 Minggu, 13 Sep 2026, 20:25 WIB | Oleh:
Polemik Data Desil DTSEN Bermasalah, Pemkab Bogor Langsung Turun Tangan Evaluasi Aduan Masyarakat Polemik Data Desil DTSEN Bermasalah, Pemkab Bogor Langsung Turun Tangan Evaluasi Aduan Masyarakat Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor Reynaldi Yushab bersama Kepala BPS Kabupaten Bogor Bambang Pamungkas di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor Reynaldi Yushab di Cibinong, Minggu (13/9), mengatakan penetapan desil menjadi salah satu dasar dalam menentukan penerima program bantuan dan perlindungan sosial.

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai penetapan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar penyaluran program bantuan sosial semakin tepat sasaran.

“Pertanyaan-pertanyaan yang muncul di masyarakat wajib kita fasilitasi dan kita jawab. Karena itu, yang perlu kita tingkatkan adalah kualitas komunikasi informasi,” katanya.

Pemkab Bogor membahas persoalan tersebut bersama Badan Pusat Statistik (BPS), perangkat daerah, kecamatan, serta pemerintah desa dan kelurahan melalui Rapat Tindak Lanjut Keluhan Masyarakat Terkait DTSEN, khususnya penetapan desil.

Dia menjelaskan koordinasi diperlukan untuk menyamakan pemahaman mengenai mekanisme pemutakhiran, verifikasi, dan validasi data hingga proses penetapan desil.

Ia meminta para camat meningkatkan komunikasi dengan narahubung BPS di wilayah masing-masing, kemudian meneruskan informasi yang diperoleh kepada kepala desa dan lurah.

“Samakan persepsi di semua level pemerintahan. Berikan suasana nyaman dan informasi yang pantas diterima masyarakat. Program pemerintah ini sejatinya sangat baik, tetapi memang harus diawali dengan data yang kuat,” ujarnya.

Selain membahas DTSEN, pemerintah daerah mendorong percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk memperkuat ekosistem data dan pelayanan publik.

Kepala BPS Kabupaten Bogor Bambang Pamungkas menyebutkan aktivasi IKD di daerah itu telah mencapai 564.440 dari target sekitar 4,2 juta aktivasi.

Layanan aktivasi IKD telah diperluas hingga tingkat desa dan kelurahan melalui ratusan titik pelayanan yang didukung operator terlatih.

Pemerintah kecamatan dan desa juga didorong memanfaatkan dasbor harian serta data waktu nyata untuk mengevaluasi capaian dan menentukan langkah percepatan aktivasi IKD di wilayah masing-masing.

Penguatan data kependudukan tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk bantuan dan perlindungan sosial, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin mudah dan tepat sasaran. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.