Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesisir Barat Yaman Jatuh, Houthi Kini Cengkeram Selat Strategis Bab al-Mandab

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 20:02 WIB | Oleh:
Pesisir Barat Yaman Jatuh, Houthi Kini Cengkeram Selat Strategis Bab al-Mandab Doc: AFP

ADEN - Kelompok Houthi Yaman pada Sabtu (12/9) menguasai seluruh pesisir barat Yaman dan memperluas serangannya melampaui Selat Bab al-Mandab yang strategis ke Provinsi Lahj di wilayah selatan, dengan menembakkan rudal balistik ke arah pasukan pemerintah yang mundur, demikian diungkapkan oleh para pejabat pemerintah dan militer.

Pada Jumat pagi, pasukan Houthi menyerbu Pulau Mayun, dikenal juga sebagai Pulau Perim, yang terletak di jantung Selat Bab al-Mandab dan membagi jalur perairan sempit tersebut menjadi dua jalur pelayaran, setelah pasukan pemerintah menarik diri pada malam sebelumnya, kata seorang pejabat pemerintah kepada Xinhua.

"Pasukan angkatan laut Houthi yang menggunakan sejumlah perahu tiba di Mayun pada Jumat pagi. Mereka mendarat di pulau tersebut dan mengambil alih kendali tanpa perlawanan militer," ujar pejabat tersebut, seraya menyebut bahwa kelompok Houthi kini memegang kendali penuh atas kawasan Bab al-Mandab.

Kemajuan tersebut terjadi usai kelompok Houthi pada Kamis (10/9) merebut Mocha, sebuah kota pelabuhan strategis di Laut Merah, Yaman barat daya.

"Setelah memperkuat kendali atas Bab al-Mandab serta berbagai wilayah pesisir dan pulau-pulau penting di dalam maupun di sekitar selat tersebut, kelompok Houthi kini menekan lebih jauh ke selatan," ujar seorang pejabat militer Yaman pada Jumat dengan syarat anonimitas.

Pasukan pemerintah telah mundur ke Khor Omeira di Lahj, sekitar 90 km sebelah barat Aden, yang merupakan pusat sementara pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional di pesisir selatan, ujar pejabat tersebut. Dia menambahkan bahwa pasukan tersebut sedang melakukan konsolidasi kembali tanpa indikasi yang jelas mengenai langkah mereka selanjutnya.

Warga di Khor Omeira melaporkan tanda-tanda kekacauan di kalangan pasukan pemerintah yang sedang mundur, dengan beberapa prajurit dikabarkan menjual senjata mereka dengan harga murah dan sebagian lainnya menanggalkan seragam mereka sebelum menuju ke arah Aden.

Seiring dengan garis depan yang bergerak mendekati Aden, pasukan keamanan memperkuat jalur masuk bagian barat kota tersebut, menurut seorang pejabat keamanan setempat.

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi al-Masirah yang dikelola Houthi pada Jumat (11/9), juru bicara Houthi, Yahya Sarea, mengatakan bahwa serangan kelompok tersebut, yang dilancarkan pada 3 September, telah merebut wilayah seluas sekitar 5.400 kilometer persegi di Yaman barat

Dia juga mengeklaim bahwa pasukan Houthi terlibat dalam 32 pertempuran dengan pesawat tempur Arab Saudi dan menembak jatuh sembilan pesawat.

Klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.

Menanggapi kekhawatiran atas keamanan Selat Bab al-Mandab, Sarea menyatakan bahwa lalu lintas maritim internasional tetap "aman," sekaligus menegaskan kembali bahwa kapal-kapal Arab Saudi tetap tunduk pada pembatasan yang diberlakukan oleh Houthi.

Kelompok Houthi mengumumkan larangan terhadap pelayaran Arab Saudi pada 20 Juli dan sejak itu mengeklaim serangkaian serangan terhadap kapal tanker Arab Saudi serta fasilitas minyak di Arab Saudi.

Selat Bab al-Mandab, yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan Samudra Hindia, merupakan jalur utama bagi perdagangan internasional dan pengiriman energi.

Yaman telah dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah utara negara tersebut.

Kemajuan pesat Houthi tersebut menandai eskalasi paling tajam sejak gencatan senjata yang dimediasi oleh PBB pada 2022 lalu sebagian besar menghentikan pertempuran berskala besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.