Antisipasi Banjir Seperti Bali, BNPB Modifikasi Cuaca di Jatim
📅 Kamis, 11 Sep 2025, 08:20 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
DENPASAR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersiap melakukan modifikasi cuaca di Jawa Timur guna mengantisipasi banjir dampak hujan intensitas tinggi seperti di Bali.
“Jadi kita akan melaksanakan OMC (operasi modifikasi cuaca) seluruh Provinsi Jawa Timur,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Denpasar, Bali, Rabu (10/9) malam.
“Jawa Timur, harapannya ini hujan harus diprediksi supaya saat datang di sana tidak seperti di Bali (menimbulkan banjir),” sambungnya.
Diketahui hampir di seluruh wilayah Bali terjadi banjir terutama di Denpasar, Jembrana, Badung, dan Gianyar akibat curah hujan tinggi gelombang ekuatorial rossby yang mengguyur lebih dari 24 jam sejak Selasa (9/10) pagi kemarin.
Beruntung terhitung pukul 21.00 Wita air menyurut dan BNPB mendapati gelombang ekuatorial rossby sudah tidak ada di Bali.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sudah tidak ada lagi di Bali karena sudah bergeser ke arah barat, jadi ya memang yang harus kita intervensi sekarang adalah justru Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat,” ujar Letjen Suharyanto.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan kepala daerah di tiga provinsi itu untuk segera siap siaga,” sambungnya.
Selain antisipasi dampak hujan lebat bergeser ke Pulau Jawa, BNPB saat ini juga berfokus pada penanganan di Bali, sebab Presiden Prabowo mengutus Suharyanto turun langsung ke Bali.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami atas perintah Pak Presiden Prabowo tadi siang langsung memerintahkan saya dan pejabat terkait untuk secepat mungkin, yang masih hilang betul-betul ditemukan, yang terdampak masyarakat kebutuhan dasarnya jangan sampai kurang,” kata dia.
Di Bali sendiri saat ini status tanggap darurat kebencanaan telah ditetapkan dengan temuan sembilan korban meninggal dunia dan enam orang masih dalam pencarian akibat banjir.
Status ini disepakati antara Pemprov Bali dengan BNPB sehingga selanjutnya pemerintah pusat bisa membantu melakukan langkah-langkah untuk perbaikan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pasca-bencana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!