Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Melanda Gunung Gombak di Ponorogo, 15 Hektare Hutan dan Lahan Hangus!

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 12:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Melanda Gunung Gombak di Ponorogo, 15 Hektare Hutan dan Lahan Hangus! Doc: BPBD Ponorogo
Ket. Kondisi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan, Desa Sukosari, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Jawa Timur, yang diambil menggunakan drone.

TULUNGAGUNG - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (13/6) sore hingga Selasa dini hari, menghanguskan sekitar 15 hektare kawasan hutan dan lahan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo Masun mengatakan, kebakaran mulai terlihat pada Senin (13/7) sekitar pukul 15.00 WIB dan berhasil dipadamkan setelah petugas melakukan penanganan selama kurang lebih delapan jam.

"Api berasal dari bagian bawah lereng kemudian menjalar ke atas. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," kata Masun di Ponorogo, Selasa (14/7).

Menurut dia, kobaran api awalnya membakar sisi utara Gunung Gombak sebelum meluas ke arah barat dan timur, serta sebagian sisi selatan kawasan gunung tersebut.

Proses pemadaman dilakukan secara manual dengan melibatkan personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Perhutani, relawan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Petugas menggunakan peralatan sederhana seperti gepyok serta membuat sekat bakar untuk menghambat pergerakan api agar tidak semakin meluas.

"Pemadaman dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan api baru benar-benar padam sekitar tengah malam. Petugas berjibaku selama kurang lebih delapan jam," ujarnya.

Masun memastikan kebakaran tidak sampai menjalar ke permukiman warga. Meski demikian, lokasi titik api sempat berada cukup dekat dengan rumah penduduk dengan jarak terdekat sekitar 100 meter.

"Api tidak sampai masuk ke permukiman warga, tetapi petugas tetap melakukan pengawasan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru," katanya.

Selain Gunung Gombak, BPBD Ponorogo juga masih melakukan pendataan terhadap sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan lain di wilayah tersebut, di antaranya Kecamatan Sampung, Sambit, dan Balong.

BPBD mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama saat kondisi cuaca kering dan angin kencang.

Masyarakat diminta tidak meninggalkan sumber api di kawasan terbuka yang berpotensi memicu kebakaran.

"Jika terpaksa membuat api untuk keperluan tertentu, pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tren Olahraga Berbasis Komunitas Diperkuat

26 menit yang lalu | Haryo Brono

Olahraga
Tren Olahraga Berbasis Komu...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.